Baking di Bakeasy by Cookpad

Gara-gara liburan akhir tahun ajaran kemarin yang kelamaan, aku dan Udjo semakin rajin untuk coba cari alternatif lain menghabiskan weekend tanpa ke mall.

Soalnya semakin kesini, anak-anak jadi suka “mall minded” banget. Dikit-dikit minta ke mall. Pergi sedikit langsung nanya mau ke mall mana. Trus kalo gak ke mall, malah agak uring-uringan.

Bukannya gak mau ke mall. Aku pribadi emang suka juga ke mall. Tapi seperti yang mudah di ketahui, kalo ke mall terus itu boros. Blom bayar parkir di sana, bayar makan plus bayar segala cemal-cemil atau belanjaan saat menghabiskan waktu di sana.

Selain itu, kalau mau main di playground mall, biayanya juga lumayan deh. Dan itupun masih diluar yang aku sebutin di atas. Jadi ekstra-ekstra kan pengeluarannya.

Pas liburan kemarin, aku dan Udjo memilih alternatif “mall” lain yang agak jauh dari rumah tapi masih bisa main di outdoor. Yaitu ke Bintaro Exchange Mall.

Iya sih, namanya masih mall juga. Tapi di sana ada outdoor park yang lumayan gede. Jadi anak-anak bisa main di taman dan lari-larian di luar. Gratis pulak. Lumayan kan.

Tapi.. Mamak agak bosen juga ya main kesana. Akhirnya cari alternatif lain. Pas banget aku nemu akun Bakeasy by Cookpad waktu aku lagi liat-liat explore Instagram.

Berhubung aku suka bikin kue dan anak-anak juga punya ketertarikan untuk membuat kue plus gak mungkin bikin di rumah karena oven rusak, akhirnya aku buka deh Instagramnya. Pas banget pula weekend itu mereka ngadain sesi “Baking With Kids”. Jadi 1 anak di dampingi 1 dewasa untuk bikin kue disana.

Akhirnya langsung aja deh booking 2 slot untuk aku dan Udjo.

Setelah dipertimbangkan baik-baik, aku memilih berpasangan dengan k2 karena dia lebih kecil dan memerlukan lebih banyak pengawasan. Sedangkan k1 berpasangan dengan Udjo karena dia sudah lebih mandiri dan memerlukan pengawasan lebih sedikit. Yaaa dengan kata lain kalo k2 berpasangan dengan Udjo, gak bakalan jadi itu kuenya. Jadi mendingan aku dan k2, Udjo dan k1. ๐Ÿ˜€

Pas hari H, anak-anak udah semangat banget mau baking. Dan karena aku udah kasih tahu ke mereka kalau kita mau bikin kue dan pilihan-pilihan resepnya apa aja, pas hari H itu mereka sudah bisa memutuskan mau bikin kue apa. K1 memutuskan mau bikin Chocolate Chips Cookies dan k2 mau bikin Bana-mon Muffin.

Begitu sampai di sana, aku amazed sama rapih dan terstrukturnya tempat itu. Semua peralatan lengkap dan diletakkan sesuai dengan kategori dan waktu penggunaannya. Semua bahan-bahan juga lengkap dan di beri label yang jelas sehingga kita mudah mencarinya.

Peletakan bahan-bahan dan perlengkapan ini menurut aku memudahkan banget untuk orang-orang yang bahkan gak familiar sama sekali sama kegiatan baking ini. Dan di resepnya pun tertera gambar perlengkapan yang harus di ambil beserta namanya. Ini bagus banget buat anak-anak (dan dewasa) yang mau belajar baking.

K1 dan k2 jadi tau yang namanya spatulla, baloon whisk, dan lain sebagainya. Untuk Udjo sendiri, dia mengakui bahwa peletakan segala sesuatunya cukup rapih dan sesuai dengan sequence penggunaannya. Dengan kata lain, Bakeasy by Cookpad ini udah Udjo Approved. ๐Ÿ˜€

Saat baru datang, kita akan diberikan sebuah iPad yang berisi resep dari kue yang kita pilih. Di resep itu, terdapat langkah-langkah, bahan-bahan dan peralatan apa saja yang digunakan yang dijelaskan dengan sangat baik. Jadi selama kita mengikuti apa yang tertulis di resep, rasanya gak bakalan berantakan deh hasil kue kita.

Di resep itu juga dijelaskan cara mengoperasikan microwave, oven, timer dan mixer yang perlu kita gunakan. Wadah yang harus digunakan juga dijelaskan. Apakah wadah biasa atau wadah kaca (microwave save). Bahan kering atau dingin juga dipisahkan. Kita tinggal lihat aja kategorinya. Kalau bahan kering berarti ditaruh di meja, sedangkan bahan dingin diletakkan di kulkas. Jadi gak harus nanya-nanya lagi deh. Tapi walaupun demikian, tetap ada petugas di sana yang siap menjawab pertanyaan-pertanyaan kita.

Di sana juga disediakan dispenser untuk kita minum. Bisa bikin teh juga disana. Jadi gak usah takut haus. Bisa ambil aja minumnya di dispenser ya.

Dari segi kebersihan, aku juga seneng karena tempatnya bersih. Toiletnya juga bersih. Jadi kita bisa melakukan kegiatan di sana dengan tenang.

Saat aku membuat kue di rumah, salah satu kegiatan yang paling males aku lakukan adalah bebersih dan mencuci peralatan bekas baking. Dan salah satu alesan kenapa aku suka ke Bakeasy adalah karena setelah baking, aku gak perlu repot mencuci peralatannya. Udah beres semua. Tinggal bawa kue yang udah jadi deh. Bahkan tempat untuk membawa kuenya juga sudah disiapkan disana. Tinggal cari yang sesuai, rakit kotaknya dan masukin kuenya deh.

Overall kegiatan baking di Bakeasy By Cookpad ini sangat recommended. Bahkan saking senengnya kita kesana, terhitung sejak post ini keluar, aku, Udjo dan anak-anak sudah 3 kali balik kesana dan sudah booking juga untuk kunjungan selanjutnya weekend depan.

Iya. Segitu sukanya kita sama kegiatan ini, jadi anak-anak juga nagih mau kesana lagi. Bahkan walaupun mamaknya gak dibayar, tetep rela bikin post ini.

Oh iya, mengenai biaya, biaya yang harus dikeluarkan berkisar antara IDR 120.000 hingga IDR 200.000. Biaya itu tergantung resep yang kita pilih. Beberapa resep yang sudah kita coba antara lain Chocolate Chips Cookies (IDR 120.000), Bana-mon Muffin (IDR 150.000), Mini Cheese Cake (IDR 200.000), Chocolate Crumble Muffin (IDR 150.000), Lemon-Cheese Frosting Cake (IDR 180.000). Terakhir kali kita kesana pas lagi ada promo kemerdekaan. Jadi semua menu harganya IDR 73.000. Lumayan banget hematnya. Langsung booking 4 oven bareng Aunchie.

Untuk next baking session, kita sudah memilih mau bikin 3 resep. Aku mau bikin Brownies Cheesecake, k1 mau bikin Choco-Berry Lava Cupcakes (IDR 150.000) dan k2 mau bikin Chocolate Cheese Tart (IDR 180.000). Kenapa kita bikinnya 3, karena aku akhirnya gatel juga pengen ikutan baking sendiri bukan jadi pendamping aja. Selain itu, anak-anak sudah lebih percaya diri sama kegiatan baking ini, jadi mereka minta mereka bisa ngerjain semuanya sendiri kecuali yang bagian microwave dan oven.

Baking di Bakeasy by Cookpad ini sebetulnya buat perorangan aja alias satu resep dibuat oleh satu orang. Tapi kalau untuk anak-anak tentu saja harus ada pendamping supaya aman dan bisa bantu membimbing anak-anaknya. Walaupun berdua dengan pendamping, biaya yang di kenakan tetap satu karena biaya sesuai dengan jumlah resep dan oven yang dibooking. Jadi kalau bikin 1 resep ya bayarnya sesuai harga resep itu aja. Oh iya, sebetulnya di sana itu kegiatannya untuk orang dewasa, tapi kalau kita mau mengajak anak-anak juga diperbolehkan. Tinggal info aja ke mereka. Nanti akan disiapkan dua apron untuk kita dan anak kita.

Untuk mengikuti sesi baking di sana juga cukup mudah. Bisa langsung kirim Direct Message ke instagram mereka @bakeasy_by_cookpad atau bisa juga booking langsung melalui website bakeasy.cookpad.id . Kalau aku lebih suka langsung di websitenya karena sudah langsung kelihatan slot-slot yang available jam berapa aja jadi bisa langsung pilih yang sesuai. Oh iya, satu sesi baking itu jatahnya 2 jam ya. Makanya kadang-kadang langsung terhitung full kalau ada overlapping session. Dan setiap sesi kuotanya juga gak terlalu banyak. Ini karena tempatnya juga terbatas dan juga supaya peserta tetap nyaman.

Nah.. Gimana.. Tertarik juga untuk ajak anak-anak baking kesana? Cuss langsung buka aja websitenya atau liat-liat instagramnya ya.

Buat kita, kegiatan ini menarik dan menyenangkan banget. Bahkan Aunchie yang kita ajak pas promo kemerdekaan kemarin, ikut ketagihan juga dan mau ikutanย baking lagi. Hehehehe..

See you on the next post.

DO NOT COPY AND PASTE THE CONTENT, INCLUDE THE PHOTOS WITHOUT PERMISSION.

Copyright of kakira.my.id

 

 

 

One thought on “Baking di Bakeasy by Cookpad

Please leave a comment and I will catch up to you as soon as possible. Thank you.