#UdjoMioTravel: Kuala Lumpur Day 3 (End)

Hai hai.

Lanjut lagi ya ceritanya. Kali ini adalah Day 3 atau hari terakhir kita di Kuala Lumpur. Untuk cerita Day 1 dan Day 2 bisa cek disini dan disini ya.

Day 3 dimulai agak pagi karena aku ketiduran agak cepet. Dan karena ini last day jadi kita mau menghabiskan waktu untuk menjelajahi area sekitar sebelum kita check-out dan berangkat ke airport.

Pagi-pagi kita sarapan dulu di hotel. Sarapannya sendiri cukup sederhana. Ya lumayan deh buat ngisi perut sebelum keluyuran.

Selesai sarapan, aku minta jalan-jalan dulu di sekitar hotel.

Berhubung kita deket Masjid, jadi aku minta kita jalan ke arah Masjid Sultan Abdul Samad Jamek yang merupakan masjid tertua di Kuala Lumpur. Ternyata, ini adalah termasuk daerah Kuala Lumpur Heritage Trail atau Jejak Warisan Kuala Lumpur. Jadi banyak bangunan-bangunan tua dan bersejarah disini.

Di awali dengan Masjid Sultan Abdul Samad Jamek yang saat ini masih di tutup karena dalam proses penyelesaian renovasi. Untuk bangunannya sendiri cantik banget. Bahkan ada miniatur payung-payung yang menyerupai payung di Madinah.

Tidak jauh dari Masjid itu, ada pertemuan Sungai Klang dan Sungai Gombak yang merupakan tempat dimana Kuala Lumpur berdiri berabad silam. Di sini disebut juga dengan area River of LifeRiver of Life sendiri saat ini merupakan proyek untuk merevitalisasi kejayaan Sungai Klang dan Gombak sebagai urat nadi kehidupan. Revitalisasi Sungai Klang dan Gombak ini dilakukan dalam 3 tahap, yaitu: pembersihan sungai, mempercantik, dan pengelolaan lahan.

Saat ini, kemajuannya sudah cukup terlihat. Jalan-jalan setapak di sekelilingnya sudah mulai terbentuk hingga ke Dataran Merdeka.

Big Ben of Kuala Lumpur

Bangunan Sultan Abdul Samad yang berada di sisi Masjid Sultan Abdul Samad Jamek juga sedang melalui proses revitalisasi. Bangunan ini memiliki sebuah menara jam yang seringkali disebut-sebut sebagai Big Ben Kuala Lumpur.

Dataran Merdeka

Bangunan yang terletak di depan Dataran Merdeka dan Royal Selangor Club, di sepanjang Jalan Tunku Abdul Rahman adalah salah satu struktur tertua di Kuala Lumpur yang dibangun antara tahun 1894 – 1897.

Saat ini, bangunan ini adalah tempat dimana Pejabat Menteri, Pejabat Timbalan Menteri, Pejabat Ketua Setiausaha, Pejabat Timbalan Ketua Setiausaha , Bahagian Pengurusan, Unit Perhubungan Awam, Unit Undang-Undang, Unit Audit Dalam dan Perpustakaan KPKKW berada.

Setelah menelusuri Dataran Merdeka, kita jalan kaki kembali ke arah hotel, namun kali ini kita melewati bagian depan dari Masjid Sultan Abdul Samad Jamek dan melewati Stesen Masjid Jamek.

Dari situ kita berjalan ke arah hotel dan melewatinya sedikit untuk menuju ke Kasturi Walk yang persis berada di sebelah hotel.

Sayangnya karena itu masih pagi, jadi toko-toko dan kios-kiosnya masih tutup. Walaupun demikian, gak boleh kelupaan untuk foto maju mundur syantik di depan Kasturi Walk.

Setelah puas jalan-jalan, kita balik lagi ke hotel untuk beberes dan siap-siap check out.

Setelah check-out, kita berjalan kaki kembali ke Stesen Masjid Jamek untuk naik Rapid KL ke KL Sentral.

Awalnya agak gaptek karena ternyata beda rute, beda nama. Agak keder juga kita. Untungnya bisa tanya sama mbah gugel.

Tiketnya sendiri berbentuk chip berwarna biru yang cukup di tap ke mesin ketika akan masuk dan dimasukkan ke slot koin ketika akan keluar.

Tidak lama kamipun sampai di KL Sentral. Dan sambil menunggu waktu, kita makan siang dulu sambil beli sedikit oleh-oleh untuk k1 dan k2 di Nu Sentral Mall yang lokasinya masih menyatu dengan KL Sentral.

Sayang anak.. Sayang anak.

Setelah makan siang, kitapun menuju ke tempat KLIA Express. Sama seperti sebelumnya, kamu harus membeli tiket sebesar RM 55/orang.

KL Sentral
On board KLIA Express

Sampai di bandara, kita langsung ke counter check-in. Setelah proses check-in dan imigrasi, aku dan Udjo berpisah.

Dia masuk lounge sementara aku keluyuran di airport beli coklat pesenan mertua.

Setelah keluyuran, akhirnya aku masuk lounge dan gak lama kitapun boarding ke Jakarta.

Penerbangan ke Jakarta kali ini mengalami beberapa kali turbulence. Bahkan sesaat sebelum mendarat, pesawat juga sempat mengalami sedikit turbulence.

Alhamdulillah pesawat bisa landing dengan selamat di Jakarta. Dan dengan ini berakhir juga short honeymoon perdana kami.

Setelah balik ke Jakarta, ada beberapa penyesalan yang aku alami. Kenapa juga gak ke Vincci, gak ke Jelly Bunny dan gak keluyuran di supermarket.

Oh well.. Memang belum rezekinya aja kali yah untuk keluyuran kesana.

InShaaAllah bisa tercapai kalau dapet rezeki kesana lagi. Aamin.

Jadi.. Kapan dong liburan lagi? *colek Udjo* 😀

 

See you on the next post.

All picture is taken by me unless stated below the picture.

DO NOT COPY AND PASTE THE CONTENT, INCLUDE THE PHOTOS WITHOUT PERMISSION.

Copyright of kakira.my.id

4 thoughts on “#UdjoMioTravel: Kuala Lumpur Day 3 (End)

Please leave a comment and I will catch up to you as soon as possible. Thank you.