MaafIbu

“Kasih ibu kepada beta
Tak terhingga sepanjang masa
Hanya memberi, tak harap kembali
Bagai sang surya menyinari dunia”
(SM Moechtar)

 

Teringat lagu masa kecil dulu tentang kasih ibu. Dulu waktu masih belum menikah dan punya anak, setiap dengar lagu ini suka merinding. Karena memang benar adanya. Dan sekarang, setelah aku sendiri jadi ibu, maknanya jadi lebih dalam. Lebih dalam karena bahkan disaat aku sudah jadi Ibu, Mama masih aja tetep seperti dahulu. Gak ada yang berubah. Masih tetap sama seperti dahulu.

Kebetulan saat ini aku masih tinggal di rumah yang sama dengan Mamah. Jadi aku masih bisa ketemu setiap hari dan bertukar sapa setiap hari. Dan karena aku masih tinggal satu rumah, terkadang malah jadi suka keenakan. Iya. Keenakan karena kalau perlu Mamah, beliau ada dalam jangkauan. Aku perlu titip anak-anak, Mamah bisa diandalkan. Pokoknya gampang banget.

It is so easy, that sometimes it is easy to forget.

Iya. Saking udah nyamannya mamah ada dalam jangkauan, kadang-kadang aku malah lupa nanyain kabarnya, gimana kesehatannya dan lain sebagainya. Kenapa aku gak nanyain? Ya karena aku kan selalu lihat setiap hari, makanya gak nanyain. Padahal.. Sama kayak aku sendiri, tiap hari kabarnya beda, gak selalu seneng, gak selalu dalam keadaan baik. Tapi ya karena aku ketemu, ya udah. Anggepnya selalu ok. Huhuhuhuhu..

Begitupun pas Lebaran. Karena mikirnya aku masih tinggal di rumah yang sama, jadi pas Lebaran yang di dahulukan yang diluar rumah dulu. Pokoknya keluar rumah dulu, baru nanti ke rumah. Bahkan sudah 2 tahun terakhir ini, aku tidak menghabiskan Lebaran di rumah. Aku, Udjo dan anak-anak Lebaran di luar kota. Di rumah mertua.  Jadi setelah seminggu, baru deh kita pulang.

Alhamdulillah masih sadar untuk telepon dan minta maaf via telepon. Tapi aku tahu.. Mamah pasti maunya kita semua hadir secara langsung, bukan melalui telepon saja. Although she is smiling, I can see a spark of sadness in her eyes.

 

Seiring perkembangan anak-anak aku, aku merasakan bahwa sebagai seorang Ibu, aku akan mendahulukan kepentingan anak-anak aku. Pokoknya semua di dahuluin. Dan kalau dipikir lagi, pastinya Mamah juga gitu. Mamah selalu mendahulukan kepentingan dan keperluan kita. Bahkan sesibuk apapun Mamah dulu di kantor, Mamah selalu mendahulukan aku, kakak dan ade. Nah sekarang..

Karena kesibukan kita malah jadi suka lupa sama Mamah. Iya sih gak sampai melupakan, tapi kadang-kadang kita lupa untuk sekedar telepon dan bertukar kabar, bertukar cerita. Seperti yang dahulu suka dilakukan. Ah Mamah.. Maafin aku ya.  🙁

Dan pas lagi mellow begini, aku lihat video “Kasih Ibu” Kolaborasi Dua Diva Indonesia, Anggun C. Sasmi dan Andien yang bisa diliat di tiny.cc/maafibu. Video ini adalah persembahan dari PANTENE dan DOWNY untuk Balas Cinta Tulus dari Ibu. Setelah melihat video ini, aku sukses mewek dan jadi terinspirasi untuk membalas cinta kasih dan menjadikan momen Ramadhan ini untuk berterima kasih akan ketulusan cinta seorang ibu.

Yang berbeda dan sukses bikin mewek adalah karena selain hadir sebagai apresiasi atas kasih cinta ibu yang selalu ada untuk kita, lagu ini juga sangat unik karena liriknya diciptakan dari pesan-pesan di media sosial dengan tagar #MaafIbu.

Duuhh.. Mamaaahhh.. Huhuhuhu…

Makanya nih.. Pas banget sebentar lagi mau masuk bulan Ramadhan, waktu yang tepat untuk mengungkapkan ‘MAAF IBU’.

Dan di momen Lebaran nanti, jangan lupa untuk minta maaf juga dan menghabiskan waktu dengan Ibu. Salah satu yang aku suka dari momen Lebaran selain silaturahim adalah aroma alias wangi. Wangi makanan, wangi baju, wangi Mamah. Pokoknya wanginya itu enak banget. Bahkan cuma sedikit aja, bisa bikin aku teringat masa kecil dulu. Memories of childhood, Memories of Mom.

I am who I am today, because of my Mom. And I am strong because I was raised by a Strong Woman. Without my mom, I cannot be the woman that I am today. I cannot be the mom that I am today. And this correlates with what Pantene believe. Pantene believes that Strong is beautiful is no just a line but a philosophy. Today’s women are strong because they were raised by Strong women.

Rasanya kasih Ibu itu gak bisa di ungkapkan lagi dengan kata-kata ya. Bagai sang Surya menyinari dunia sepanjang masa. Dan sebagai anak, yang kita bisa lakukan sekarang adalah selalu berbakti kepada orang tua dan juga membuat mereka bahagia.

Makanya.. Yuk kita ungkapkan Maaf ke Ibu kita. 🙂

Berkenaan dengan ungkapan Maaf Ibu, dari lirik lagu video di atas, yang mana sih yang paling ngena banget? Yang paling bikin ngerasa tertohok banget? Hayoooo.. Dipikir hayooo.. Abis dipikir, ketemu, langsung cuss ikutan kontesnya di @theurbanmama ya. Cukup upload foto berdua sama ibu di instagram pribadi kita, trus tulis tentang lirik yang paling ngena di captionnya. Gampang kan. Untuk info lebih lanjut, bisa langsung buka Instagram-nya The Urban Mama aja ya. Buruan ya. Karena kontesnya cuma sampai tanggal 5 Juni 2017.

See you on the next post.

All picture is personal document unless stated below the picture. Video by Pantene Indonesia.

DO NOT COPY AND PASTE THE CONTENT, INCLUDE THE PHOTOS WITHOUT PERMISSION.

Copyright of kakira.my.id

One thought on “MaafIbu

Please leave a comment and I will catch up to you as soon as possible. Thank you.