Berani Coba, Berani Sembuh Bersama SoMan

Punya tubuh yang sehat dan kuat adalah dambaan semua orang. Tidak terkecuali saya. Sayangnya itu belum tentu bisa terpenuhi karena beberapa hal seperti faktor genetik, kebiasaan dan gaya hidup. Terlebih lagi seiring perkembangan teknologi, semakin banyak teknologi yang memudahkan kita dan terkadang membuat kita jadi “terjebak” di gaya hidup yang kurang sehat.

Contohnya nih, dengan adanya smart tv, kita jadi semakin malas untuk beranjak dari sofa hanya untuk sekedar bergerak karena tontonan yang disuguhkan sangat menggoda kita untuk bermalas-malasan seharian. Itu baru smart tv ya. Masih banyak teknologi lain yang di satu sisi terkadang memudahkan kita namun di sisi lain, juga bisa “menjebak” kita ke gaya hidup yang kurang sehat.

Gak heran sekarang ini, semakin banyak gerakan untuk kembali ke gaya hidup sehat. Antara lain seperti yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). GERMAS bertujuan untuk menurunkan beban penyakit, menghindarkan terjadinya penurunan produktivitas penduduk dan menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan karena meningkatnya penyakit dan pengeluaran kesehatan.

Test Kesehatan

Di acara BloggerDay 2017 by SoMan yang diselenggarakan oleh BloggerCrony beberapa waktu yang lalu, para blogger di ajak untuk melakukan tes kebugaran untuk mengetahui seberapa bugar tubuh mereka. Inget ya. Sehat itu belum tentu bugar. Tapi tubuh yang bugar tentu saja sehat. Dan setelah melakukan test kebugaran, ternyata saya dinyatakan kurang bugar. Huhuhuhuhu. Tapi memang sudah saya prediksi sih, soalnya akhir-akhir ini kurang olahraga dan badan terasa agak kurang bugar. Jadi gak terlalu kaget. Tapi walaupun demikian, bukan berarti gak tertohok. Cukup tertohok euy. Jadi peringatan banget untuk kembali rutin berolahraga, menjaga asupan makanan dan cukup istirahat.

Selain sesi kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, di acara BloggerDay 2017 by SoMan yang lalu juga ada sesi perkenalan dari SoMan.

Apa sih SoMan?

Sozo Formula Manggata 1 (SoMan) adalah obat herbal berbentuk cair (tetes) yang diformulasikan untuk membantu  meningkatkan sistem imun tubuh. Memiliki campuran 18 buah-buahan, 12 sayur-sayuran, dan 9 rempah terpilih. SoMan mengandung multivitamin (A,C,E,K), mineral, asam amino esensial & non-esensial, EPA, DHA, dan omega (3,6,9) dan senyawa fitonutrien yang baik untuk memelihara daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan.

39 bahan alami SoMan antara lain : buah merah, manggis, nanas, buah naga, kiwi, mengkudu, belimbing bintang, belimbing sayur, air kelapa, anggur, nanas, tomat, buah maja, apel malang, sirsak, mangga, alpukat, jeruk bali, jeruk cina, pepaya, pisang goroho, bayam, seledri, wortel, sawi putih, kentang, kemangi, paria, umbi manggata, rosella, kayu manis, pasak bumi, temu putih, bawang putih, jinten hitam, ketepeng cina, terong ungu, kacang merah, kedelai.

Hingga saat ini, SoMan tercatat sebagai produk kesehatan yang memiliki bahan baku paling banyak di Indonesia. SoMan juga memiliki tingkat pH tertinggi yakni mencapai 9+ yang mampu menangkal penyakit. Setiap tetesnya menyandung senyawa yang bersifat sebagai antioksidan, antibakteri, anti-inflamasi, analgetik, antiradang dan antivirus.

SoMan adalah obat herbal yang sudah terdaftar resmi di BPOM, bersertifikat halal dari MUI,  bebas BKO dan telah mengantongi serangkaian uji antara lain Uji Kandungan & Toksisitas di Laboratorium Saraswanti Indo Genetech, Uji Fitokimia di LPPM IPB, Uji Pre Klinik Kolesterol di Universitas Pancasila, dan Uji Klinik Diabetes di Universitas Gadjah Mada.

SoMan bisa dikonsumsi sebagai pendamping pengobatan sehingga proses pemulihan suatu penyakit bisa lebih cepat. Dan karena 100% alami, SoMan tidak memberatkan kerja ginjal dan hati sehingga aman untuk dikonsumsi jangka panjang oleh segala usia.

Untuk dosis dan aturan pakai, SoMan bisa dikonsumsi 5 tetes 3x sehari untuk menjaga daya tahan tubuh atau pencegahan penyakit, 7 -10 tetes 3x sehari untuk membantu pemulihan penyakit. Caranya, larutkan SoMan ke dalam 50-100ml air putih, jangan air panas. Konsumsi SoMan ketika bangun tidur, sebelum makan siang, dan sebelum tidur atau dalam keadaan perut kosong. Untuk kombinasi dengan obat medis, konsumsi SoMan dua jam sebelum minum obat medis.

Review SoMan

Di acara BloggerDay 2017 by SoMan yang lalu, aku mendapatkan satu buah botol SoMan. Nah karena penasaran sama khasiatnya, akhirnya tergoda dong untuk mencoba langsung. Apalagi aku memiliki resiko yang cukup tinggi untuk penyakit Diabetes. Baik keluarga dari pihak Mama dan Papa aku memiliki sejarah penyakit Diabetes dan papaku sendiri juga terkena penyakit Diabetes. Makanya aku sudah diwanti-wanti banget untuk jaga kesehatan dan gaya hidup supaya jangan terkena Diabetes juga.

Awalnya aku coba untuk diri aku sendiri. Aku konsumsi setiap hari dengan dosis 5 tetes setiap kali minum. Awalnya saya tidak terlalu merasakan perubahan. Entah memang aku yang gak merhatiin atau memang ya belum terlihat aja ya. Tapi ada satu yang aku perhatikan, sejak aku mulai konsumsi SoMan, aku jadi lebih sering buang air kecil dan jadi lebih banyak minum air putih juga. Mungkin itu tandanya tubuh aku lagi detoksifikasi kali ya.

Setelah satu minggu, terasa kondisi badan jauh lebih enakan. Awalnya gampang pusing dan capek, tapi sejak rutin konsumsi SoMan jadi lebih enak dan segar. Jadi bisa lebih aktif melakukan kegiatan sehari-hari plus aku gak harus minum parasetamol lagi. Soalnya belakangan ini aku jadi sering minum parasetamol setiap kali pusing. Nah sejak aku konsumsi SoMan, aku jadi lebih jarang sakit kepala. Kalaupun sakit kepala, masih tertahankan dan cukup tidur saja sudah jadi lebih enak.

Nah memasuki minggu kedua aku minum, K1 tiba-tiba kondisi kesehatannya menurun. Dia demam dan batuk hampir 2 minggu belum sembuh juga. Setiap kondisinya sudah lebih baik, dia mulai aktif lalu tiba-tiba menurun lagi. Gitu aja terus. Padahal sudah minum obat dari dokter juga. Akhirnya, aku coba berikan SoMan juga ke K1.

Karena ia masih dalam proses penyembuhan, maka dosis yang diberikan adalah 7 tetes 3 kali sehari. Alhamdulillah setelah 1 minggu konsumsi, kondisinya jauh lebih baik dan ia sudah bisa bersekolah kembali.

Biasanya, jika di kelasnya ada yang sakit, K1 cepat sekali tertular penyakitnya dan akhirnya dia tidak bersekolah lagi. Alhamdulillah sejak rutin konsumsi SoMan, kondisi kesehatannya jauh lebih baik dan tidak mudah tertular penyakit.

Sebagai orang tua, tentunya aku senang sekali dengan kemajuan kesehatan K1 setelah mulai konsumsi SoMan. Setelah mengonsumsi sendiri dan juga mencoba ke K1, jadi semakin yakin dengan khasiat SoMan. Sepertinya bakalan lebih rutin untuk konsumsi SoMan nih. Gak cuma untuk aku dan K1 aja. Tapi untuk Udjo dan K2 juga.

Aku yakin karena aku sudah Berani Coba, Berani Sembuh dengan SoMan.

Oh iya, untuk yang penasaran sama keseruan acara BloggerCrony BloggerDay 2017 by SoMan kemarin, bisa langsung intip video ini aja ya. 🙂

See you on the next post.

All picture is taken by me unless stated below the picture.

DO NOT COPY AND PASTE THE CONTENT, INCLUDE THE PHOTOS WITHOUT PERMISSION.

Copyright of kakira.my.id

2 thoughts on “Berani Coba, Berani Sembuh Bersama SoMan

Please leave a comment and I will catch up to you as soon as possible. Thank you.