Taman Pandang Istana, Bukan Sekedar Taman Untuk Memandangi Istana

Sebagai warga Ibukota, kebanyakan dari kita sudah sering lihat dan tahu baik itu dari media massa maupun dari mata kepala sendiri tentang kegiatan demonstrasi yang sering di adakan di seputaran Monumen Nasional. Dan biasanya nih ya.. Kalau ada demonstrasi di depan Istana Presiden, para demonstran itu seringkali pada kumpul-kumpul di sekitaran Monumen Nasional untuk berorasi.

kakira_0816002

Nah.. Ternyata.. Kini tempat para demonstran berorasi itu sudah di sulap menjadi sebuah taman aspirasi yang cantik dan kece. Tujuan dari di dirikannya taman ini adalah untuk menjadikan lahan terbuka hijau (taman) yang ramah lingkungan serta menjadi salah satu simbol di daerah Jakarta Pusat selain Monas dan Istana Presiden yang didukung dengan desain yang nyaman. Selain itu, taman ini juga dibangun untuk membantu masyarakat umum dalam menyampaikan aspirasinya dalam bentuk kegiatan yang positif.

Aspirasi yang di maksud di sini bukan cuma demonstrasi ya. Tapi termasuk juga Aspirasi dalam bidang kreativitas dan karya seni. Taman ini merupakan gagasan dari Dinas Pertamanan propinsi DKI Jakarta untuk menciptakan ruang terbuka hijau bagi masyarakat. Kolaborasi ini berawal dari Dinas Pertamanan propinsi DKI Jakarta yang mengajak peran serta CARAS (suatu organisasi yang bergerak di bidang Seni) untuk menciptakan sebuah taman dengan konsep yang ramah lingkungan dan modern. Holcim Indonesia sebagai salah satu perusahaan swasta yang terlibat, diberikan kepercayaan untuk membangun taman pandang istana dengan produk berkualitas yang ramah lingkungan. Sedangkan dari sisi desain dan konsep, seniman grafis Yasser Rizky dipercayai untuk merancang empat jenis instalasi tipografis 3 dimensi yang mengisi Taman Pandang Istana.

tipografi/ti·po·gra·fi/ n ilmu cetak; seni percetakan (sumber: http://kbbi.web.id/tipografi, di akses pada tanggal 01 Agustus 2016)

Sebagai informasi, Tipografi merupakan bentuk keilmuan dan kesenian yang seringkali tidak dikenali selain fungsinya sebagai pengantar tekstual. Di sisi lain, tipografi sebagai bentuk tulisan yang menyampaikan pesan-pesan secara langsung, memiliki kemampuan untuk membentuk relasi emosional dengan pengunjung, ketika dituangkan sebagai karya tangible yang berinteraksi dalam ruang spatial. Taman Pandang Istana menjadi peluang untuk memperkenalkan masyarakat terhadap apresiasi tipografi.

kakira_0816008

Keempat jenis instalasi tersebut terdiri dari:

  1. Patung Ragam Insan

Mengajak kita untuk bukalah pikiran, lihatlah satu hal yang sama melalui kacamata insan yang berbeda-beda. Keragaman perspektif bukanlah cela dan sumber angkara, melainkan mata batin yang lebih kreatif dan bijak dalam menentukan sikap dan langkah kita.

  1. Bangku taman Berbeda Tapi Satu

Memiliki makna seluruh insan Nusantara adalah satu dan sama sebagai bangsa Indonesia. Keragaman budaya justru saling melengkapi satu sama lain, menjalin kekuatan dan kekayaan bangsa yang bineka demi menuju masa depan cerah bersama.

  1. Kutipan tokoh Indonesia dalam Jejak Inspirasi

kakira_0816003

Indonesia telah diberkahi sosok-sosok cemerlang yang memajukan bangsa lewat gagasan dan tulisannya. Sepetik – dua petik gagasan mereka akan terus menginspirasi kita dalam berkarya memajukan bangsa.

  1. Dinding Aspirasi

kakira_0816001

Gagasan serta kepedulian perlu dituangkan secara positif dan kreatif. Para insan multikultural Indonesia dari berbagai kalangan dapat berkomunikasi dan berkolaborasi dalam mengisi tembok mural, bersama turut serta dalam proses kreasi dan apresiasi mengembangkan keragaman seni dan desain Indonesia yang kaya.

Pada tanggal 30 Juli 2016 kemarin, di adakan acara JakArtspirasi di Taman Pandang Istana. Acara ini sekalian untuk meresmikan penggunaan Taman Pandang Istana yang diresmikan secara langsung oleh Bapak Basuki Tjahja Purnama selaku Gubernur DKI Jakarta.

kakira_0816006

Acara peresmian Taman Pandang Istana ini juga dimeriahkan oleh beberapa komunitas di Jakarta. Antara lain Kaligrafina, Sketchwalker, Tutugraff, Sorak Suar, Rajut Kejut dan disiarkan secara langsung di Ruru Radio.

kakira_0816009

Pada kata sambutannya, Bapak Ahok sempat bercerita latar belakang dari penamaan taman ini. Awalnya, taman ini mau diberikan nama Taman Aspirasi. Karena katanya para demonstran seringkali kurang puas kalau belum berdemonstrasi menghadap ke arah Istana. Nah, supaya lebih santun, diberi nama Taman Aspirasi. Tapi rupanya, dari pihak Istana Presiden, menyarankan nama Taman Pandang Istana saja. Karena lokasinya pas di silang Barat Laut Monas dan menghadap ke Istana Merdeka. Jadi daripada di namakan Taman Aspirasi atau Taman Teriakin Istana (karena demo), lebih baik dinamakan saja Taman Pandang Istana. Jadi pandangi (dan teriakin) deh tuh Istananya dari situ. 😀

kakira_0816004

kakira_0816005Pada acara peresmian kemarin, Bapak Ahok juga sempat menulis harapannya untuk kota Jakarta dan menggantungkannya di instalasi yang ada di taman. Kemudian, ia juga menggantung lampion di taman tersebut untuk mengawali pesta lampion.

kakira_08160010

Berbicara tentang pembangunan Taman Pandang Istana, taman ini di bangun dengan bantuan dari PT. Holcim Indonesia sebagai bentuk CSR atau corporate social responsibility. “Sebagai pelaku bisnis di sektor bahan bangunan dan konstruksi, Holcim berkomitmen untuk Membangun Bersama dengan memberikan solusi-solusi inovatif seperti yang di aplikasikan di taman ini”, ujar Marcelo Castro, selaku Aggregate & Construction Materials Director Holcim Indonesia.

Dalam proyek pembangunannya, Holcim mengaplikasikan solusi-solusi unggulannya seperti ThruCrete (beton berpori untuk resapan air yang lebih baik), EzyFloCrete (beton dengan kemampuan mengisi ruang yang efektif, dan Holcim Mortar. Dengan solusi-solusi tersebut, Taman Pandang Istana yang mulai dibangun sejak bulan sejak bulan Mei 2016 lalu ini dapat dibangun dengan waktu relatif singkat yaitu hanya sekitar 3 bulan.

Total volume dari masing – masing produk yang terpasang di taman ini adalah ThruCrete: 68 m3, EzyfloCrete 8 m3, Holcim mortar acian 47 bag, Holcim mortar pasangan 160 bag, Holcim mortar plesteran 175 bag. Banyak ya bok.

Selain produk di atas, Holcim juga memiliki produk unggulan lain, yaitu Semen Holcim Serba Guna dengan S-Particle. S-Particle adalah butiran pintar yang mampu mengisi pori secara sempurna, sehingga hasil aplikasi semen lebih rapat, permukaan dinding  jadi lebih halus, dan tidak mudah retak rambut. Hal ini dapat memperlambat masuknya senyawa yang dapat mengakibatkan kerusakan pada bangunan. Penting banget ya ini supaya bangunan yang dibangun bisa awet dan aman dari kerusakan. Nah.. kalau mau tahu lebih banyak tentang Holcim, bisa langsung cek ke websitenya www.holcim.co.id ,  twitter @holcimindonesia , facebook https://www.facebook.com/holcimindonesia/ dan instagram @holcimid ya.

Dengan di dirikannya Taman Pandang Istana ini, di harapkan dapat menjadi salah satu simbol lagi di daerah Jakarta Pusat. Dari segi pariwisata, taman ini cukup menarik karena memiliki daya tarik yang unik. Yang pertama karena lokasinya yang sangat strategis dan bisa langsung memandangi Monas dan juga Istana Merdeka. Yang kedua karena desain yang nyaman dan instalasi tipografi yang sangat menarik. Oh iya.. Taman ini juga cukup fotogenik, sehingga dimanapun kita berfoto, bisa terlihat bagus. Pas banget deh untuk bikin foto OOTD lalu di upload di social media. *penting* 😀

kakira_0816007

Terima kasih ya Blogger Perempuan dan Holcim Indonesia untuk undangannya. Seneng deh bisa jadi salah satu saksi peresmian Taman Pandang Istana. 🙂

See you on the next post.

17 thoughts on “Taman Pandang Istana, Bukan Sekedar Taman Untuk Memandangi Istana

    1. Hehehehe.. Terima kasih. Kemaren aku sempet rekam dikit pas sambutan jadi bisa buat referensi juga pas nulis. Makanya bisa jelasin. Hehehehe. 🙂

  1. Aku kirain ini taman mana lagi, tapi koq lokasinya sepertinya familiar. Hehehe.. Ternyata seputaran Monas yach? Bagus juga yach tamannya dibuat seperti ini hanya jangan dicoret-coret aja dech hiksss..

  2. Seneng yaaah. Jakarta sekarang punya taman baru yang kece. Gak kalah bagusnya kayak taman Menteng. Malahan lebih bagus lagi (kalo kataku sih) 🙂

Please leave a comment and I will catch up to you as soon as possible. Thank you.