Tanda-Tanda Pernikahan Anda Tidak Sehat

Beberapa hari yang lalu, saya ikutan acara #MDLunch yang diadakan di Branche Bistro, Jakarta Selatan. Di acara ini, hadir Mba Anna Surti Ariani atau yang biasa dikenal dengan panggilan Mba Nina. Pada kesempatan kali ini, topik yang dibahas adalah mengenai Pernikahan Yang Sehat.

Latar belakang dari topik ini adalah karena keprihatinan dari pihak Mommies Daily mengenai maraknya perceraian yang terjadi akhir-akhir ini. Terlebih lagi, perceraian ini terjadi justru di awal pernikahan atau belum masuk ke tahun kelima pernikahannya.

kakira_0316058

Berdasarkan pengalaman Mba Nina, perceraian seperti ini, jika ditelusuri ternyata biasanya alasan dibaliknya itu sederhana. Misalnya, istri tidak suka kalau suaminya jarang mandi atau suami tidak suka istri pulang malam terus, dan lain sebagainya. Hal sederhana yang tidak diungkapkan atau penyampaiannya salah akhirnya menjadi besar dan memunculkan persoalan baru.

Dari hasil penelitian, ternyata ada beberapa tanda pernikahan tidak sehat. Tandanya adalah:

  1. Pertengkaran terjadi terus menerus. Setiap pasangan suami istri pasti pernah mengalami yang namanya pertengkaran. Namun, jika itu terjadi terus menerus dan tidak ada akhirnya, maka kita harus waspada.
  2. Komunikasi tidak berjalan dua arah. Setiap pasangan pasti memiliki cara berkomunikasi sendiri. Namun jika komunikasi itu sudah tidak nyambung atau hanya berjalan satu arah, maka kita harus segera memperbaikinya atau mencari apa penyebabnya.
  3. Saling menghindar. Ketika kita sudah merasa tidak nyaman dengan pasangan dan senantiasa mencari cara supaya tidak bertemu, maka itu adalah tanda-tanda bahwa pernikahan anda bermasalah.

Mba Nina juga bercerita ada sebuah penelitian yang dilakukan oleh John Goodman terhadap beberapa pasangan selama periode yang berlainan. Dari hasil penelitian ini, terungkap ada banyak sisi dari pernikahan. Bahkan dari penelitian ditemukan ada beberapa sikap atau kebiasaan yang harus diperhatikan dalam suatu pernikahan.

  1. Bagaimana cara pasangan berkomunikasi.

 Ada 4 gaya komunikasi yang dapat membuat pernikahan bermasalah dan berujung pada perceraian. Gaya komunikasi yang dimaksud adalah:

  • Mengkritik tajam. Misalnya: “Ih, kamu bau banget.”
  • Menghina di depan orang lain.
  • Defensif. Ketika ditanya, tanpa memberikan penjelasan langsung defensif dan menyalahkan balik.
  • Stone walling atau dinding batu. Jadi ketika satu orang berbicara, yang satu lagi hanya diam dan cuek saja. Biasanya yang melakukan ini adalah pihak laki-laki.
  1. Bagaimana cara pasangan menunjukkan afeksi.

Setiap pasangan harus bisa menjaga romantisme mereka. Dan cara menunjukkan afeksi itu juga penting. Sebaiknya kita juga mengetahui cara mana yang kita suka atau tidak suka ketika pasangan menunjukkan afeksi. Kita mengharapkan supaya bisa langgeng dalam pernikahan kita, oleh karena itu romantisme harus senantiasa dijaga. Jika afeksi dan romantisme hilang seiring bertambah usia pernikahan, maka kita harus waspada bahwa pernikahan kita sedang dalam masalah.

  1. Marah yang berlebihan.

Setiap pasangan memiliki cara unik tersendiri untuk bertengkar. Bagaimana kita tahu caranya? Harus melalui pembicaraan dan kesepakatan antara suami dan istri. Carilah cara bertengkar yang nyaman untuk kedua belah pihak sehingga apapun masalah yang terjadi, bisa di ungkapkan dan diselesaikan dengan baik. Jika kita marah berlebihan, bahkan sampai melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), maka ini adalah termasuk tanda bahwa pernikahan kita sedang dalam masalah.

Satu hal yang perlu diingat, walaupun ditemukan tanda-tanda atau kebiasaan di atas, bukan berarti setiap pernikahan yang memiliki tanda ini tidak bisa berhasil dan berujung pada perceraian. Asalkan kedua pasangan menyadari dan mau sepakat dan bersama-sama mencari penyebab dan penyelesaiannya, maka bukan tidak mungkin pernikahan itu bisa berhasil dengan baik.

“No relationship is all sunshine, but two people can share one umbrella and survive the storm together.” ~Author unknown.

4 thoughts on “Tanda-Tanda Pernikahan Anda Tidak Sehat

Please leave a comment and I will catch up to you as soon as possible. Thank you.