Review: Super Didi

Tanggal 16 April 2016 kemarin, saya berkesempatan untuk nonton screening film Super Didi di Epicentrum XXI, Kuningan.

kakira_0416071

Kebetulan saya sudah mendengar tentang film Super Didi ini karena teman saya ikut jadi pemeran di film ini. Dan sempat melihat beberapa foto behind the scene-nya. Makanya pas ada undangan, saya pun segera konfirmasi untuk datang karena penasaran sama filmnya.

Film ini di sutradarai oleh dua sutradara wanita, yaitu Hadrah Daeng Ratu dan Adis Kayl Yurahmah. Dan di produksi oleh Muti Didi Film.

kakira_0416073

Dalam sambutannya, Reymund Levy selaku produser berkata bahwa saat ini, kita kekurangan film yang mengangkat tentang drama komedi keluarga. Dan karenanya, diharapkan film Super Didi ini dapat mengisi kekurangan itu.

Film Super Didi ini bercerita mengenai kehidupan Arka (Vino G Bastian), seorang arsitek, yang harus mengurus kedua anaknya, Anjanique (Anjanique Renney) dan Felia (Aviela Reyna), ketika istrinya Wina (Karina Nadila) harus pergi selama 2 minggu.

Di saat yang bersamaan, Arka juga mendapat tanggung jawab memimpin proyek penting yang memiliki deadline yang sangat sempit yaitu 2 minggu. Dalam menghadapi hal ini, Arka mengharapkan bantuan dari Mayang si Oma Sayang (Ira Maya Sopha) dan Opa (Mathias Muchus) serta Mbak Ami (Tizza Radia). Namun ternyata mereka malah membuat semuanya makin kacau.

Apakah Arka dapat menjalani semua ini? Nah itulah jawaban yang harus di lihat langsung di film Super Didi ini.

kakira_0416072

Dari awal menonton film ini, para penonton sudah mulai di suguhi adegan yang lucu dan memancing tawa. Bahkan ada beberapa adegan yang memiliki relasi cukup dekat dengan kejadian di kehidupan saya sekarang. Dan adegan-adegan tersebut berhasil membuat saya tertawa terbahak-bahak ketika melihatnya. Alur cerita yang maju dan mundur sedikit membuat saya agak bingung dan terasa jadi agak terlalu cepat. Walaupun demikian, moral yang ingin disampaikan cukup mengena dan dapat dilihat dengan jelas di film ini. Akting dari pemeran film Super Didi yang cukup natural berhasil membuat saya terbawa terbahak-bahak hingga menitikkan air mata terharu.

Overall, film dengan rating R13+ ini cukup menghibur dan bagus untuk di tonton bersama keluarga.

10583917_1662169514062196_7598737418316045874_n

Nah untuk yang penasaran sama film Super Didi ini, bisa langsung nonton aja ya filmnya mulai tanggal 21 April 2016.

Karena jadi Ayah itu, seru!

From me, to you, with love. 🙂

8 thoughts on “Review: Super Didi

Please leave a comment and I will catch up to you as soon as possible. Thank you.