Ngobrol Cantik: Youtube and Instagram, Strategies To Grow Your Audience

Beberapa waktu yang lalu aku ikutan acara Ngobrol Cantik with OPPO yang di adain oleh Blogger Perempuan Network. Acara ini diadakan di 2Madison, Jakarta Selatan. Nara sumber di acara Ngobrol Cantik kali ini adalah Linda Kayhz dan Lulu Elhasbu.
Acara yang dipandu oleh Nadila Fitria ini dibuka oleh sambutan dari Shinta Ries selaku co-founder dari Blogger Perempuan Network. Kemudian dilanjutkan oleh sambutan dari OPPO Community, Vany Hilman Ghifary.

Acara lalu masuk ke topik utama yaitu sharing session atau Ngobrol Cantik. Dan untuk nara sumber yang pertama adalah Linda Kayhz. Linda Kayhz adalah seorang beauty vlogger yang mulai aktif di tahun 2015 namun sudah memiliki 41.957 subscriber di YouTube. Canggih euy..

kakira_0316051
Linda Kayhz

Sebelum memiliki channel di YouTube, Linda sudah terlebih dahulu aktif berinteraksi di twitter. Awalnya ia sering sharing tentang tutorial hijab. Tapi kemudian mulai banyak yang memintanya untuk sharing tentang make-up yang dipakainya. Berhubung agak sulit untuk sharing tentang make-up dengan media gambar di twitter, maka ia memutuskan untuk membuat sebuah video tutorial yang kemudian ia share di twitternya. Dan karena inilah, makanya kebanyakan subscriber awal Linda adalah para followers di twitternya.

Beberapa poin saya ambil dari Ngobrol Cantik dengan Linda mengenai YouTube adalah:

  • Ketika memutuskan untuk memiliki sebuah channel YouTube, kita harus menyiapkan mental kita juga. Karena bakalan menerima kritik juga, jadi harus siap terima kritik.
  • Ketika akan membuat video, tidak harus menunggu sampai punya perangkat yang mumpuni. Bisa dimulai dengan menggunakan smartphone kita dan edit sendiri. Tapi jika mau realistis, kini banyak vlogger yang mengedepankan kualitas video yang baik. Oleh karena itu, kedepannya, perlu juga perangkat yang mumpuni jika memang mau menjaring subscriber ke channel YouTube kita.
  • Harus konsisten dalam mengupload video baru di channel YouTube kita. Alangkah lebih baiknya jika kita bisa memberikan informasi mengenai jadwal upload video di YouTube kita. Hal ini penting karena jika kita rutin mengupload video baru, maka orang akan cenderung lebih tertarik untuk subscribe channel kita.
  • Lakukan cross promotion antara YouTube, Twitter, Instagram, Facebook, Blog dan akun social media kita yang lain untuk menjaring subscriber dan viewers.
  • Buat video gimmick dan juga video yang bisa long lasting. Video gimmick  itu contohnya “Make Up Ala Angelina Jolie” dan video yang long lasting contohnya “Bagaimana Membuat Alis Yang Bagus”. Kedua video ini akan bisa menjaring viewers baru dan biasanya akan sering dicari oleh orang.
  • Ketika membuat video di YouTube, durasinya jangan terlalu lama. Dari hasil statistik, untuk make-up tutorial kira-kira 3-4 menit dan untuk vlogging kira-kira 8 menit.
  • Waktu yang terbaik untuk membuat video dengan menggunakan pencahayaan natural adalah pada saat golden hours. Dan pastikan tidak ada cahaya matahari dari belakang atau backlight.
  • Sebisa mungkin, lakukan interaksi dengan para subscriber yang memberi komentar di video kita ataupun di social media kita.
  • Jangan ragu untuk belajar dari tutorial di YouTube, karena Linda sendiri belajar banyak mengenai pembuatan video dan editing dari tutorial di YouTube juga.
  • Last but not least, ketika membuat video, just be yourself. Be authentic and unique. Jangan pura-pura cerewet jika sebetulnya pendiam, atau sok melucu padahal gak lucu. Believe in yourself and just be you. 🙂

Satu hal yang saya kagumi dari Linda Kayhz adalah mengenai job review dari brand. Ketika ia menerima job review, di awal ia akan menginformasikan ke brand bahwa ia sangat mengedepankan honest review. Kenapa? Karena ia sangat menghargai para subscribersnya. Jika sebuah produk yang di review memiliki kelebihan, ia akan menyebutkannya, begitupun dengan kekurangannya. Jika ternyata kekurangannya lebih banyak daripada kelebihannya, maka ia tidak akan membuat videonya dan jika ternyata ada fee yang diberikan, ia akan mengembalikan fee tersebut. Kece ih. 🙂

Setelah ngobrol cantik dengan Linda, acara dilanjutkan dengan ngobrol cantik dengan Lulu Elhasbu mengenai Instagram. Lulu adalah seorang model, fashion blogger, spoke person untuk Wardah, designer dari ElHasbu dan founder dari Zaura Models. Lulu termasuk aktif di Instagram dan memiliki sekitar 289.000 followers. Wow. Banyak yaaa..

kakira_0316053
Lulu Elhasbu

Ketika awal menggunakan Instagram, Lulu tidak pernah mengira bahwa Instagram akan sehits sekarang. Jadi dijalaninnya santai saja. Instagram sebetulnya adalah diary keseharian Lulu. Jika ternyata memiliki pengaruh dan menginspirasi, itu merupakan sebuah bonus.

Awalnya Lulu tidak memiliki konsep ketika mengupload foto di Instagram. Dia juga pernah bereksperimen dengan berbagai filter dan frame yang ada. Seiring berjalannya waktu, Lulu memperhatikan ada beberapa profile page yang memiliki tone tertentu. Dan ternyata itu bagus. Akhirnya Lulu membenahi foto-fotonya lalu menentukan konsep dan tone untuk foto-fotonya.

Tips untuk posting di Instagram:

  • Usahakan minimal post di Instagram 1 kali dalam 1 hari. Kalau Lulu, minimal 1 foto dan maksimal 3 foto. Harus konsisten upload foto supaya bisa menambah followers kita.
  • Jam yang terbaik untuk post biasanya adalah jam 7 malam. Dan jika kita ingin banyak yang “like” atau lihat foto kita, hindari posting foto di saat weekend.
  • Jika sharing tentang foto travelling, upload foto yang bisa bercerita mengenai kegiatan kita dan usahakan runut dari awal sampai akhir seperti sebuah diary. Jangan lompat-lompat.
  • Jika bukan untuk branding atau untuk event, sebaiknya hindari hashtag terlalu banyak.
  • Untuk menambah followers di Instagram, berbagilah sesuatu yang bermanfaat. Misalnya kafe yang enak, event, dan lain sebagainya.
  • Ketika upload foto, usahakan foto yang di upload memiliki kualitas foto dan editing yang baik, jelas dan fokus.
  • Ternyata warna baju yang di gunakan mempengaruhi juga tone foto di Instagram kita. Jadi jika mau mengatur tone-nya, sebisa mungkin atur juga warna baju yang kita kenakan untuk foto yang akan di post di Instagram.
  • Supaya followers tidak jenuh, posting foto yang bervariasi. Tidak melulu isinya OOTD, selfie atau endorse. Diselingi dengan foto lain, misalnya foto bangunan atau restaurant yang kita kunjungi, dan lain sebagainya.
  • Jika ingin memberikan caption, jika bukan bercerita tentang foto, bisa juga menuliskan tentang “quotes” yang bermanfaat.

Menjadi selebgram resikonya adalah ada yang suka dan ada yang tidak suka. Jika ada komentar dari haters, tidak usah di ambil hati dan diperpanjang. Selain haters, seperti yang kita tahu, di Instagram banyak juga komentar yang spamming. Jika ada waktu, Lulu biasanya akan menghapus komentar itu. Tapi jika tidak, dibiarkan saja.

kakira_0316052

Selain berbagi mengenai Instagram, Lulu juga sempet berbagi mengenai tips pose yang baik untuk foto. Supaya aman, silangkan kaki di depan. Lalu mainkan posisi pundak dan posisi kepala kita. Berubah sedikit saja sudah merubah pose kita. Dan jika kita menggunakan rok panjang, supaya bentuk rok kita terlihat, buka kaki kesamping supaya roknya terlihat jelas.

Setelah Ngobrol Cantik dan sesi tanya jawab, acara kali ini di akhiri dengan makan malam bersama. Terima kasih ya Blogger Perempuan untuk kesempatan belajar kali ini. Acaranya seru, menarik dan juga informatif.

picture from Blogger Perempuan
picture from Blogger Perempuan

Oh iya, ini ada video singkat yang aku buat tentang acara kemarin. Selamat menonton. 🙂

Please leave a comment and I will catch up to you as soon as possible. Thank you.