Mengenal Lebih Jauh Sanwa Journeys

Halloo.. Apa kabar nih.. Kali ini saya balik lagi sama edisi “Mengenal Lebih Jauh”. Nah di edisi Mengenal Lebih Jauh kali ini yang bakalan aku colek-colek adalah Sandrine Tungka pemilik blog www.sanwajourneys.com.

kakira_0316040

Sebelum kenalan, pastinya melipir dulu dong ke blognya. Dan dari tampilan blognya udah kelihatan nih.. Kalo Sandrine ini suka sekali baca buku dan juga travelling. Keliatan dari cerita-cerita perjalanannya dan juga banyak quotes yang diambil dari buku plus banyak review tentang buku.

Indonesian Mom Blogger yang satu ini baru dikaruniai seorang bayi perempuan cantik di awal bulan Januari 2016 kemarin. Dan tentunya sejak itu jadi berubah yaa hidupnya. Semakin seru dan berwarna pastinya.

Nah seperti sebelumnya, saya kembali mengajukan 4 pertanyaan ke Sandrine. Tentunya pertanyaannya beda ya sama yang edisi sebelumnya. Kenapa 4, ya tentu saja karena saya suka aja angka 4. Hehehehe.

Mau tau apa pertanyaan dan jawabannya?

 

Yuk segera disimak.

 

Q: Apa sih yang akhirnya bikin kamu jadi ngeblog. Apakah terinspirasi sama seseorang atau memang keinginan pribadi aja. Dan tujuannya ngeblog itu apa?

A: Saya sudah mulai ngeblog sejak jaman ada friendster mengeluarkan fitur blognya (kala itu saya masih remaja). Saya yang doyan nulis diary mulai memindahkan diary saya ke blog yang ada di friendster. Ada yang saya tutup dengan password ada yang saya open. Lama kelamaan dunia blog mulai berkembang. Saya mengenal wordpress dan mulai memindahkan blog saya ke platform wordpress. Saya curhat habis-habisan dengan di wordpress. Tapi karena satu dan lain hal saya harus menghapus blog itu tanpa tersisa dan dilarang ngeblog kalo isinya curhat pribadi. Sampai sekarang saya masih sedih dengan peristiwa itu. Gara-gara itu saya sempat hiatus malas ngeblog. Namun dorongan untuk nulis lagi di blog terus ada. Tapi saya bingung apa yang bisa saya tulis. Sampai akhirnya saya suka banget jalan-jalan dan mulai ingin menuliskannya sebagai memoar. Jadi disitulah titik balik saya ngeblog lagi sampai sekarang. Akhirnya saya mengubah tujuan ngeblog saya dari yang hanya cuap-cuap random nan konyol menjadi memoar hidup dan tempat untuk berbagi informasi dari perjalanan hidup yang saya rasa perlu untuk dibagi dengan banyak orang.

Q: Saya lihat Sandrine itu suka sekali baca buku. Terlihat dari banyaknya quotes mengenai membaca buku. Naahhh.. Buku apa sih yang paling berkesan untuk Sandrine. Judul bukunya apa, pengarangnya siapa dan kenapa bukunya berkesan banget.

A: Hehehe, iya. Buku itu salah satu sahabat terbaik saya :D. Buku yang sampai saat ini berkesan buat saya adalah seri The Land of Stories karangan Chris Colfer. Saat ini sudah sampai ke buku keempat. Kenapa? Karena bukunya adalah tentang buku. Hehhehe maksudnya begini. Di dalam buku ini dikisahkan dua orang anak yang berpetualang ke negeri dongeng melalui buku yang mereka baca. Inilah menjadikan buku ini berkesan buat saya. Apalagi genrenya, Young Adult Fantasy itu adalah kesukaan saya. Serial The Land of Stories menggabungkan kisah-kisah dongeng masa lampau yang menjadi kegemaran saya waktu kecil. Sebut saja Cinderella dan Snow White ada dalam satu babak cerita. Selain itu pesan dari cerita yang dituturkan setiap bukunya sangat gamblang dan tidak sekadar mendongeng.

Q: Selain buku, saya lihat Sandrine juga suka travelling. Sebagai traveller biasanya punya bucket list untuk tempat-tempat yang mau dikunjungi. Nah, bucket list Sandrine kemana aja nih.

A: Betul!!! Saya penyuka jalan-jalan terkhususnya pantai. Namun saya kurang suka yang medannya terlalu menantang 😀 . Sebagai ibu baru yang saya rindukan yaitu kembali jalan-jalan. Beberapa yang ada di bucket list saya saat ini adalah: Flores, Pantai Ora dan pantai indah di Maluku lainnya, Makassar, Jepang, Korea, dan keliling Eropa!!! Akan sangat menyenangkan kalau saya bisa mengunjungi tempat-tempat itu bersama anak dan suami saya kelak. Itulah yang juga sedang saya usahakan dari saat ini. Mohon bantuan doanya agar tercapai ya  🙂

Q: Sebagai seorang ibu baru, pasti lagi seru-serunya nih menikmati perubahan. Apalagi JOE sekarang sudah menjelang 3 bulan ya usianya. Tapi kita tahu dunia ibu-ibu itu terkadang bisa keras dan bikin baper. Kalau saya ya, yang bikin baper itu masalah melahirkan normal vs sc yang dibilang kalo gak melahirkan normal, bukanlah wanita/ibu seutuhnya. Nah, sejauh ini, isu apa sih yang paling bikin Sandrine gerah atau malah jadi baper

A: Wuihihihi hampir 3 bulan usia baby JOE saya sering baper. Terutama urusan tradisi membesarkan anak dari pihak suami saya. Saya tidak menyalahkan tradisi sih namun karena saya besar dengan tradisi yang berbeda jadi kadang konflik dalam hati saya. Baper yang lainnya itu kalau ada yang ngomong, “wah jadi anak mbah nih”. Saya memang akan kembali bekerja dan anak diasuh eyangnya tapi saya jadi sakit hati kalau ada yang ngomong dengan polosnya seperti itu. Melahirkan itu kan bertaruh nyawa, masa anak saya dibilang jadi anak orang lain. Saya kan bekerja karena kondisi. Maunya juga tidak bekerja *weheheh jadi beneran curcol*. Baper selanjutnya adalah, anak saya belum bisa minum dari media lain apapun. Ini yang lagi saya bingungkan akhir-akhir ini, padahal dua minggu lagi sudah masuk kerja. Huhuhuhu. 🙁

Menjadi seorang ibu itu memang tidak mudah, apalagi banyak yang suka memiliki pendirian khusus. Inilah.. Itulah.. Dan aku rasa itu juga yang di alami Sandrine. Terlihat dari blogpostnya yang tentang menjadi seorang ibu. Well.. Ya.. Begitulah. Akupun juga pernah merasakan yang sama.

Anyway… Balik lagi ke blognya Sandrine. Setelah Sandrine melahirkan, tentu saja sekarang isinya akan banyak juga tentang pengalamannya menjadi seorang ibu dan mungkin juga akan ada tentang perkembangan baby JOE, pengalaman travelling sama baby JOE dan aku rasa pasti nanti juga ada tentang buku-buku untuk baby JOE. Hmmmm.. Interesting.

Nah.. Daripada penasaran, mendingan langsung cek ke blognya Sandrine aja ya.

22 thoughts on “Mengenal Lebih Jauh Sanwa Journeys

  1. Coba ke eropa bawa bayi. Mengikuti jejak Rafathar dan Gempi tuh. Hihihi

    Anakku udah mau satu setengah tahun ga berani aku bawa travelling jauh apalagi ga ada asisten. Takut rewel 🙁

    1. Hehehehe.. Iya kali yah..

      Kalo ngomongin travelling sama anak, intinya sih harus berani dan kerjasama sama suami. Kebetulan pernah bawa K1 pas umur sebulan dan pas umur 2 tahun untuk liburan ke bali. Bertigaan aja sama suami. Alhamdulillah aman. Emang intinya harus berani dan kerjasama. Oh iya, kalau liburan bawa anak, harus lihat mood anak juga. Jadi gak bisa maksain ke banyak tempat. Harus santai dan fleksibel. 🙂

  2. Awh aku jadi terharu mba :’) Makasih banyak mbaaaaaa 🙂
    Kayaknya repot bingit ya bawa anak kecil traveling :D. Ini aja bawa dedek ke rumah omanya yang cuman 1 jam perjalanan rasanya pusing mikirin yang harus dibawa…. ahahaha.
    Ah tapi pengen. Pengen ngerasain repotnya kayak apa siyh bawa anak jalan-jalan. :’D

    1. Sama-sama mba. 🙂
      Awalnya emang kepikirannya gitu. Tapi kalau udah pernah, ketagihan juga sih. Dulu pertama kali pergi liburan sama anak pas dia umurnya baru 1 bulan. Dan bawaannya sekoper sendiri. Ternyata banyak yang gak kepake. Dari situ belajar deh untuk lebih light traveling sama anak. 🙂

  3. Betah banget deh kalau berkunjung ke blognya mbak Sandrine, apalagi blognya yang khusus buku karena aku juga pencinta buku.

    Aku ini termasuk yang tiap hari baca buku, seminggu bisa baca buku antara 3-4 buku ebook. Kadang suka dimarahin sama misua karena aku suka ngalong selain karena ngeblog tapi juga karena keasyikan baca buku.

    Top banget deh mbak Sandrine ini….

    1. Oh mirip-mirip itu sebetulnya. Aku juga suka dimarahin sama Udjo gara-gara keasyikan baca buku. Apalagi kebiasaan banget kalo udah mulai baca, bakalan susah berhenti kalau belum selesai. Parah.

Please leave a comment and I will catch up to you as soon as possible. Thank you.