Bagaimana Menghadapi Era Masyarakat Ekonomi ASEAN

Sejujurnya.. Saya udah sering denger tentang Masyarakat Ekonomi ASEAN. Tapi berhubung saya gak kerja, jadi gak terlalu mikirin. Padahal sebetulnya bakalan pengaruh juga. Ke Udjo. Dan kalau pengaruh ke Udjo, pasti ujung-ujungnya ya pengaruh juga ke aku. Tapi ya.. Gitu deh. Iya iya aja.

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) itu apa sih? MEA merupakan bentuk integrasi ekonomi ASEAN dengan cara membentuk perdagangan bebas antar sesama negara ASEAN. Jadi pembentukan MEA ini nantinya memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara sehingga kompetisi akan semakin ketat.

Masyarakat Ekonomi Asean tidak hanya membuka arus perdagangan barang atau jasa, tetapi juga pasar tenaga kerja profesional, seperti dokter, pengacara, akuntan, dan lainnya.

Naahh.. Selain ke tenaga kerja tetap, tentunya MEA akan berpengaruh juga ke tenaga kerja lepas ya. Dan kalo ngomongin tenaga kerja lepas, sebagai blogger, ada beberapa pekerjaan yang bisa diambil, antara lain sebagai buzzer, content writer, dan lain sebagainya.

Ok.. Sip..

Jadi harus siap-siap juga dong.

Jadi gimana dong persiapan menghadapi era MEA?

Ini adalah beberapa cara yang menurut saya cocok untuk menghadapi MEA ini.

Memperlancar bahasa asing.
Seperti yang kita ketahui, di era MEA pasti persaingan semakin ketat. Memiliki kehalian berbahasa asing tentunya akan menjadi sebuah kelebihan yang akan bisa membantu kita memiliki daya saing yang baik di era MEA. Oleh karena itu, harus memperdalam keahlian berbahasa asing.

Networking
Hari gini.. Penting banget ya yang namanya networking. Apalagi di bidang digital. Kudu mesti bisa deh bersosialisasi. Semakin banyak network tentunya akan memberikan keuntungan tersendiri. Makanya. Harus banyak-banyak networking.

Leadership and negotiation skill
Kalau udah di era MEA ini, tentunya akan banyak posisi yang bisa di gantikan oleh tenaga kerja asing. Makanya, penting juga untuk memiliki keahlian dalam hal leadership dan juga negosiasi.

Menjaga sikap.
Di era MEA, akan semakin banyak tenaga kerja yang masuk. Dan salah satu yang akan membedakan, selain keahlian adalah sikap. Jika kita memiliki sikap ramah, rendah hati dan juga menjunjung profesionalisme, pastinya akan memiliki peluang lebih baik untuk bisa bersaing.

Sebetulnya MEA ini dimulai sejak tahun 2015. Jadi artinya sekarang ini MEA sudah dimulai, walaupun belum menyeluruh. Nah mumpung baru awal, jadi gak ada salahnya ya untuk kita lebih mempersiapkan diri lagi. 🙂

Yuk siap-siap menghadapi MEA. *singsingkan lengan baju, pasang iket kepala*

Referensi:

– https://m.tempo.co/read/news/2016/01/07/090734103/berlaku-tahun-ini-apa-itu-mea diakses pada tanggal 27 Maret 2016

– http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2014/08/140826_pasar_tenaga_kerja_aec diakses pada tanggal 27 Maret 2016

– http://nationalgeographic.co.id/berita/2014/12/pahami-masyarakat-ekonomi-asean-mea-2015 diakses pada tanggal 27 Maret 2016

4 thoughts on “Bagaimana Menghadapi Era Masyarakat Ekonomi ASEAN

Please leave a comment and I will catch up to you as soon as possible. Thank you.