Tentang Buku

Sebetulnya, saya itu termasuk book maniac. Jadi hobi banget baca buku. Walaupun, bukan artinya semua buku dibaca ya. Agak milih juga. Jadi biasanya coba baca-baca dikit di depan dan kalau tertarik baru deh baca semua. Tapi gak selalu gitu sih, kadang-kadang langsung baca juga.

Nah, biasanya nih, kalau udah baca buku, susaaaah banget untuk nurunin buku kalau belum tamat. Dulu pas jamannya Harry Potter yang tebel bener juga gitu. Baca yang versi Inggris trus khusyuk banget baca sampai akhir walaupun kadang-kadang diselingi sama buka kamus buat tau arti dari sebuah kata.

Betul juga ya, dengan banyak baca, banyak ilmu yang bisa diserap. Baik itu ilmu dari segi bahasa, maupun ilmu lain. Dari cerita novel aja juga begitu. Mau itu novel roman, novel fiksi dan lain-lain. Intinya mah dengan membaca, kita bisa belajar banyak hal.

Tapi aku akui, sejak punya anak, frekuensi aku baca buku sedikit berkurang. Soalnya jadi jarang beli buku dan kesempatan untuk baca buku agak berkurang. Iya sih ada e-book. Tapi tetep aja buat aku jauh lebih nyaman baca buku langsung. Udah download beberapa e-book ujungnya malah gak dibaca. Gak enak bacanya. There’s something that you can’t replace from reading a real book. The smell of the book, the paper, the feel, everything.

 

kakira_0116053

Udah beberapa lama, aku kepengen baca Critical Eleven karangan Ika Natassa ini, dan akhirnya kesampaian deh beli dan baca bukunya. Ternyata bagus yaa..

Ada pernyataan yang aku suka dari buku itu. “Kalau memang cinta, ngapain rela mati demi orang itu. Kalau memang dia cinta, harusnya dia berjuang supaya dia tidak mati. Berjuang untuk tetap hidup dan membahagiakan wanita itu. Bukannya malah rela mati. ”

Kalau dipikir lebih jauh, romantis juga ya. Tapi logis juga. Pemikiran perempuan dan laki-laki beda banget. Kalau perempuan mikirnya yang rela mati itu romantis, sedangkan laki-laki berpikir yang lain.

Jadi mikir tentang aku dan Udjo. Beda banget pemikirannya. Kalau aku sering baper. Mau itu bawa perasaan maupun bawaan laper mlulu. Sedangkan kalau Udjo, lebih logis.

Oh well.. Kembali lagi ke buku. Seneng deh dari membaca buku aja, kita bisa nemu banyak hal. Dari yang tadinya tidak tahu, jadi tahu. Dari yang tadinya gak sadar, jadi lebih sadar.

Jadi.. Lagi pada baca buku apa nih?

 

 

Please leave a comment and I will catch up to you as soon as possible. Thank you.