The Perfect Steak

Beberapa waktu yang lalu, temen aku di Path sempet post foto steak yang di masak suaminya. Naaahhh.. Saya mupeng dong. Lalu saya kepo dan komen-komen di pathnya minta resep. Eh gak lama di WhatsApp dengan link buat resepnya.

Ternyata masaknya pakai caranya om Gordon Ramsay *sok kenal*. Setelah aku perhatiin dan pelototin resepnya berulang-ulang, akhirnya aku praktekin juga. Hasilnya enak. Enak untuk di makan dengan atau tanpa saus. Dan yang paling bikin seneng adalah.. Bikinnya cepet dan gak pakai tahap merendam daging dengan bumbu dulu. Ah kece berat.

Di resep ini om Gordon Ramsay bikinnya pakai pan. Jadi gak ada grilled marks. Kalau mau bikin grilled marks lebih enak pakai griller untuk tahap akhirnya kali yah. Sayangnya saya belum punya, jadi pakai pan aja dan gak pake grilled marks.

Bahan-bahan:

  • Sirloin / Tenderloin
  • Garam dan lada secukupnya
  • Olive oil secukupnya
  • 2 siung Bawang putih tidak usah di kupas, di keprek saja
  • Thyme secukupnya
  • Unsalted butter secukupnya

kakira_1299

Cara membuatnya:

  • Bumbui daging secara merata dengan garam dan lada secukupnya, sesuai selera.
  • Panaskan pan/wajan. Ketika sudah panas dan mulai berasap, masukkan olive oil secukupnya dan ratakan di seluruh pan/wajan.
  • Letakkan daging di atas pan.
  • Setelah kurang lebih 30 detik, balik dagingnya.
  • Masukkan bawang putih yang sudah di keprek
  • Balik daging setiap menit supaya daging matang merata.
  • Masukkan thyme.
  • Masukkan unsalted butter, lalu siram daging dengan cairan di dalam pan secara perlahan sambil memiringkan pan/wajan. Balik daging dan lakukan juga di sisi sebelahnya.
  • Gosok-gosok bawang putih ke daging untuk memberikan aroma dan rasa ke daging.
  • Matikan kompor, angkat daging lalu diamkan sebentar baru di sajikan.

kakira_1297

Tips dari om Ramsay: Sebelum di masak, pastikan daging sudah tidak beku. Keluarkan daging dari kulkas sekitar 20 menit sebelum di masak. Ketika meletakkan daging, selalu letakkan ke arah luar atau menjauh dari kita. Ini supaya kita tidak terkena percikan minyak panas. Dan pastikan kita masak daging secara merata atau seluruh bagian terkena panas dari wajan/pan. Caranya dengan bolak balik daging dan miringkan pan/wajan.

Awalnya aku coba masaknya pakai margarine biasa. Tapi ternyata.. Buat aku terlalu asin. Tampaknya saya kasih garamnya juga terlalu banyak. Percobaan kedua, garam di kurangi dan tetap pakai margarine. Hasilnya. Masih tetap terlalu asin buat aku. Setelah beberapa kali percobaan, ternyata yang sesuai sama lidah aku kalau di masaknya pakai unsalted butter. Jadinya lebih mantap dan lezat. Makanya aku tulisnya pakai unsalted butter.

Untuk pendampingnya bisa dengan mashed potato atau kentang goreng dan sayuran. Atau kalau Udjo malah pakai nasi. Sesukanya aja sih. Kalau aku sendiri, lebih suka makan dagingnya aja gak pakai temen apa-apa. *padahal males bikin side dishnya* 😀

Gimana.. Mudah kan. Selamat mencoba. 🙂 *lalu saya jadi laper lagi*

16 thoughts on “The Perfect Steak

    1. Kalo untuk aku, dagingnya cukup empuk. Aku biasanya masak medium. Jadi memang lebih empuk daripada yang well done. Lamanya beda-beda. Tergantung tingkat kematangan dan ketebalan daging. Daging dgn ketebalan sekitar 1,5cm kurang lebih lama masaknya sekitar 3 menit utk Rare. 4-6 menit utk Medium dan 6-8 menit utk Well Done. 🙂

    1. Itu jeda kalau daging tadinya dalam keadaan beku. Kalau memang gak beku sih 5-10 menit juga bisa langsung dimasak.

      Jenis daging dan potongannya juga pengaruh sih. Cara motong daging juga pengaruh sama nantinya empuk atau enggak. Daging semakin matang memang akan cenderung lebih keras. Dan salah satu alesan aku suka kematangannya medium, ya karena lebih empuk daripada yang well done. 🙂

Please leave a comment and I will catch up to you as soon as possible. Thank you.