Young Living Essential Oil : Peppermint

DSC02465

Akhir-akhir ini di Path dan di Instagram sering banget beredar essential oil yang dipakai para emak-emak untuk diri sendiri, suami dan anak-anaknya. Awalnya gak terlalu tertarik, mengingat harganya yang mahal. Tapi lama kelamaan tergoda juga. Apalagi semakin kesini, semakin banyak pemakainya. Dan pas lagi banyak beredar, pas banget barengan sama momen K1 dan K2 bolak-balik sakit. Akhirnya hatipun tergoda untuk beli. Berhubung menurut kita yang full size itu mahal, akhirnya coba dulu yang re-pack 2 ml supaya bisa tahu apakah benar cocok sama anak-anak atau tidak. Habisnya, sayang kan kalau sudah beli yang full size ternyata gak cocok. Bisa di pelototin Udjo deh. πŸ˜€

Ternyata essential oil ini memliki Pure Theurapeutic Grade. Jadi aman untuk di gunakan langsung di kulit, di hirup, bahkan diminum. DanΒ  untuk mencapai Pure Theurapeutic Grade, bahan-bahan yang di gunakan harus melalui proses destilasi yang panjang, sulit dan harus sempurna. Bagian yang digunakan untuk membuat essential oil juga tidak hanya satu bagian, tetapi bisa dari batang, bunga, getah dan lain-lain. Jumlah yang digunakan juga beragam, tergantung dari tanaman itu sendiri. Jadi, gak heran kalau harganya berbeda-beda dan juga mahal. Dan karena Pure Theurapeutic Grade Essential Oil ini sangat sensitif terhadap sinar matahari, maka kemasannya pun khusus. Harus di kemas dalam botol kaca tebal dan umumnya berwarna gelap.

Essential Oils yang di produksi oleh Young Living sendiri ada banyak sekali jenisnya. Banyak dan beragam pula khasiatnya. Setelah melalui banyak tanya-tanya dan juga survey, akhirnya saya memilih tiga essential oil untuk di coba. Salah satunya adalah Peppermint.

DSC02450

Saya memilih Peppermint karena Peppermint ini yang paling di sarankan untuk membantu menurunkan demam. Untuk kami, ini akan membantu banget ketika duo K sakit. Apalagi kami juga membatasi penggunaan obat-obatan dan antibiotik untuk anak-anak. Jadi alangkah baiknya kalau ada alternatif alami lain untuk membantu menurunkan demam anak-anak.

Selain membantu menurunkan demam, Peppermint juga bermanfaat untuk sakit kepala/migrain, mual muntah saat hamil, nyeri otot, alergi, anti bakteri, anti oksidan, influenza, batuk pilek, batuk berdahak, batuk kering, konstipasi, kembung, keram perut, diare, dan masih banyak khasiat yang lainnya.

Cara penggunaannya juga mudah. Yang disarankan adalah dengan di oles langsung di kulit dan di hirup atau diffuse dingin. Namun karena sifat Peppermint yang dingin, jika ingin di oles langsung ke kulit, terutama anak kecil, lebih baik di test dahulu atau di encerkan menggunakan minyak nabati seperti minyak kelapa / Virgin Coconut Oil.

DSC02478

Beberapa hari yang lalu K1 demam dan akhirnya saya langsung coba pakai Peppermint ke K1. Saya oles 3 tetes Peppermint di telapak kaki dan 2 tetes di sekeliling batas rambut kening K1. Pemakaian di telapak kaki saya ulang setiap 15 menit dan di kening setiap 30 menit ketika K1 sedang tidur siang. Malamnya, saya juga oles di kaki dan kening, namun keduanya hanya di ulang 2 kali karena setelah itu saya ketiduran. πŸ˜€Β  Alhamdulillah pagi-pagi demam sudah turun dan K1 sudah ceria kembalii.

Selain K1, saya sendiri juga sering pakai peppermint, terutama ketika saya sakit kepala. Biasanya saya oles di atas alis, lalu di tengkuk dan di belakang kuping. Lalu saya hirup aromanya dari jari yang di gunakan untuk mengoles Peppermint itu. And just like magic, slowly but sure, the headache started to dissapear. Poooffff… πŸ™‚

Jadi… Berdasarkan pengalaman, kalau memang ada budget, bolehlah mulai mencicil beli essential oil ini karena ternyata memang cukup membantu meredakan keluhan. Tapi perlu diingat ya, ini bukan obat, jadi kalau memang sakit berlanjut, tetap harus konsultasi ke dokter. πŸ™‚

Harga Peppermint ukuran 15 ml : SGD 44,75

 

 

4 thoughts on “Young Living Essential Oil : Peppermint

  1. Tos ah sesama “keracunan” hidup dengan Young Living Essential Oil hahaha.
    Emang ya the power of testimony dari emak-emak membuat penasaran dan akhirnya mencoba.

    Ahh gw malah belom punya yang peppermint Mir… Kemaren baru punya duo Lavender & Lemon. Nyoba juga sample nya Grapefruit πŸ™‚ Sekarang Shaina sakit dan memaksa gw untuk membeli yang lain, tapi peppermint ga adaaa huhuhu. So far gw terkesan ama Lavender sih, makanya ini yang paling cepet abis… Will try peppermint for sure, ASAP! hahaha

    1. Hahahahah.. Iyaaa.. Akibat racun dari emak-emak niihh.. Isshh.. jadi makin pengen beli Lavender.. Gajian kapan nih gajian.. πŸ˜€
      Grapefruit ok kah? Ini juga peppermint cepet habis. Thieves aku pake banyak tapi so far entah mengapa biasa aja. Cuma sempet bantu pas sakit gigi aja, tapi ujung-ujungnya harus pakai obat juga. Jadi tadinya pengen repurchase Thieves jadi mikirnya buat repurchase Peppermint aja. πŸ™‚

Please leave a comment and I will catch up to you as soon as possible. Thank you.