Main Yuk!!

Sabtu minggu kemarin saya di undang oleh Mommies Daily ke acara bloggers gathering untuk Kids Today Project yang di selenggarakan oleh Rinso. Acara gathering  kemarin seru banget, selain gathering, juga ada games untuk melihat sudut pandang anak dan kompetisi Playful Face alias wajah bermain.

 
Acara itu sendiri di adakan untuk memperkenalkan #KidsToday Project yang di selenggarakan oleh Rinso. Di acara itu, Rinso menghadirkan mas Syathir dan mba Roslina Verauli sebagai nara sumber.

 Untuk project ini, Rinso membuat beberapa video yang bertujuan untuk memperlihatkan kepada kita, khususnya para orang tua, bagaimana melihat segala sesuatu melalui perspektif seorang anak. Kenapa demikian, karena terkadang kita sebagai orang dewasa suka tidak bisa “mengukur” kesibukan diri kita sendiri. Itu orang dewasa loh.. Nah kalau ke diri kita sendiri aja suka “missed” gitu, apalagi kita mengukur atau melihat kesibukan anak kita sendiri. 

 Pas kemarin lihat video dari Rinso aku langsung berpikir.. Perasaan dulu aku gak sesibuk ini deh.. Cukup kaget juga sama kesibukan anak-anak jaman sekarang. Dari jadwal sekolah yang semakin pagi, belum lagi harus menembus kemacetan untuk sampai sekolah dan untuk pulangnya. Lalu harus ikut les ini itu. Sampai rumah, boro-boro bisa langsung istirahat. Masih harus bikin PR, belajar dan lain-lain. Jadinya badan udah keburu capek. Waktu main juga sedikiiiittt banget. 
Apa iya yah kita tega anak kita harus menjalani kesibukan yang segitu banyaknya dan tidak mendapatkan waktu untuk bermain sama sekali. Padahal yah.. Bermain itu ternyata merupakan salah satu kegiatan vital yang amat sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Kenapa? Karena dengan bermain, anak bisa belajar. They play to learn and learn to play. Banyak hal positif yang bisa di ambil dari bermain. Antara lain memiliki performa yang lebih baik, memiliki kemampuan konsentrasi yang lebih baik, memiliki fungsi eksekutif (beradaptasi, berani mengambil keputusan, membuat rencana, kreatif dan mandiri) yang lebih baik, memiliki kemampuan sosial yang lebih baik dan yang paling penting adalah.. mereka lebih bahagia. Sebagai orang tua, kita pengen anak kita bahagia kan.
Mba Vera juga mengingatkan, sebagai orang tua, kita terkadang malah menjadikan anak kita sebagai objek, bukan subjek. Contohnya nih ya, kadang-kadang kita secara sadar atau tidak, “menurunkan” obsesi kita ke anak. Kita bercita-cita menjadi dokter, tapi tidak tercapai, nah untuk “menebus” hal itu, kita “paksa” anak kita untuk jadi dokter. Dan untuk mencapai hal ini, kita jadi “membebankan” anak untuk terus belajar. Mengurangi atau bahkan menghilangkan waktu bermain mereka. Padahal, justru waktu bermain itu penting. Oh iya, yang di sebut bermain disini harus mencakup 3 hal ya, yaitu: harus menyenangkan, harus tidak terencana/terstruktur, dan harus pilihan atau inisiatif dari anak. Jadi anaklah yang memegang kendali apa yang ingin mereka lakukan.
Belajar dan bermain itu sebenarnya saling mengisi dan saling melengkapi. Oleh karena itu harusss seimbang. Dalam bermain pun ada proses belajar. Jadi jangan dipikir anak main itu cuma main-main sembarangan aja. Mereka belajar, mereka mendapat pengalaman, mereka berkembang.

 

Melalui #KidsToday ini, Rinso ingin mengajak orang dewasa, para orang tua untuk lebih peduli dan juga memberikan kesempatan serta memfasilitasi anak-anaknya, anak-anak Indonesia untuk bisa bermain. Jangan takut deh kalau mereka bermain lalu kotor. Kan ada Rinso untuk bersihin noda-noda di bajunya.
Oh iya, ada info menarik niihh, untuk lebih menyebarluaskan Kids Today Project ini,  Rinso ngadain Kids Today Project Blog Competition loh.. Untuk keterangan lebih lengkapnya, bisa cek di forumnya Mommies Daily  ya.
Masa depan kita, ada di tangan mereka. Jadi, Berani Kotor Itu Baik.

Let’s play to learn, learn to play
.

Main yuk!!

Please leave a comment and I will catch up to you as soon as possible. Thank you.