Jangan Menyerah

Seperti yang pernah aku cerita di blog, aku akhirnya berhasil weaning K setelah 2 tahun 3 bulan 3 minggu dan 3 hari. Kalau di ingat masa awal nyusuin dulu. Rasanya bisa menyusui sampai 2 tahun itu hal yang luar biasa susah.

 

Walaupun tantangan yang aku hadapi mungkin tidak seheboh ibu lain, tapi bagi aku itu cukup bikin hati bimbang dan gundah gulana. Alhamdulillah, aku punya suami yang rajin ngingetin aku tentang komitmen kita berdua dan tentang cita-cita aku untuk nyusuin K sampai 2 tahun.

Dulu, rasanya produksi ASI aku biasa-biasa aja. Dan untuk bisa dapet posisi menyusui plus pelekatan yang baik pun cukup memakan waktu. Jadi yang namanya lecet-lecet dan perih nyaris berdarah akupun pernah mengalaminya.
Dulupun kalau aku pompa, rasanya udah sampe pegel itu tangan mompanya, hasilnya kok ya tetep segitu-segitu aja. Bahkan hasil yang paling banyak itu cuma 90ml kurang dikiiitt.. Emang sih banyak yang bilang kalau itu jangan di jadiin patokan. Tapi namanya juga ibu baru ya kan.. Pas liat hasil pompa dikit kok rasanya sedih banget. Dan skalinya dapet 90 ml itu sampai berlinang air mata bahagia saking senengnya.
Hasil Pompa ASI untuk K
Dan saat itu, walaupun sedikit hasilnya, aku tetep usahain setiap minggu beberapa kali pompa, untuk persediaan. Tapi ya gitu deh.. Hasilnya tetep aja di bawah 90ml. Dan skalinya aku sakit, langsung habislah persediaan itu dalam satu hari. *lap keringet* Dan yang bikin makin keder waktu itu adalah K yang keliatan kecil dan mungil, jika dibandingkan dengan bayi lain seumurnya. Walaupun demikian, berat badan K masih di ambang normal untuk usianya. Jadi standar-standar aja.
Walaupun keadaan yang secukupnya itu, aku tetep berusaha untuk nyusuin K sampai akhirnya berhasil mencapai 2 tahun itu, dan K weaning sendiri.
Sekarang, setelah baby K lahir, perjalananpun di mulai dari awal lagi. Proses penyesuaian pun dimulai lagi. Sempet mengalami lecet lagi. Tapi Alhamdulillah bisa lebih cepat proses perbaikan posisinya.
Dan seperti sebelumnya, akupun mulai memompa lagi. Memang gak rutin setiap hari. Cukup alakadarnya. Terlebih kalau lagi penuh dan nona kecilnya lagi tidur. Jadi di pompa sekalian untuk melegakan aja. Dan kali ini aku lebih yakin dan percaya diri kalau aku mampu dan InsyaAllah ASI-ku cukup untuk baby K. Dan apa yang terjadi.. Pertama kali aku pompa, akupun terpana dan terharu biru.
Jika dahulu rasanya untuk mendapat 90 ml itu susah banget, kali ini di pengalaman pertama, aku berhasil pompa 100ml tanpa susah payah. Takjub.. BANGET… Kaget.. BANGET.. Bahagia.. BANGET…
Hasil Pompa ASI untuk baby K
Semua itu kuncinya juga ada di pikiran. Jika kita yakin, InsyaAllah kita pasti bisa. Dan Alhamdulillah produksi ASI aku kali ini jauh lebih melimpah daripada pas jaman aku menyusui K dahulu. Jadi buat ibu-ibu yang lagi berjuang menyusui disana, JANGAN MENYERAH.. Yakin kalau kita pasti bisa. InsyaAllah, akan diberikan jalan yang terbaik oleh Allah SWT.

Smangaaattt.. :))

2 thoughts on “Jangan Menyerah

Please leave a comment and I will catch up to you as soon as possible. Thank you.