Welcome Baby K

Setelah lama gak posting, akhirnya bisa posting juga. 🙂
Alhamdulillah 25 Agustus 2012 kemarin akhirnya yang ditunggu-tunggu lahir juga. Baby K akhirnya lahir ke dunia melalui operasi sectio jam 10 malam.

Sebetulnya tanggal 25 itu kita cuma kontrol ke dokter. Tapi memang sebelumnya dr. Ari bilang kontrol kali ini untuk lihat posisi baby K dan kemungkinan aku untuk VBAC. Nah sebelum ini memang aku agak galau mengenai kemungkinan aku untuk sectio lagi ke dua kalinya. Tapi pada akhirnya aku pun pasrah. Aku dan Udjo bahkan sempet bercanda dan bilang kalau sampai ternyata harus sectio, ya hari itu juga kita sectio.. Dan ternyata…

Setelah menunggu agak lama karena kebetulan dr. Ari harus menangani 2x sectio sebelum mulai praktek, akhirnya datang juga waktu untuk kita kontrol. Dari hasil pemeriksaan, ternyata perkiraan berat badan baby K adalah 3600g, yang mana sudah melampaui berat badan lahir K yaitu 2925g. Jadi, gugurlah salah satu syarat untuk VBAC.. Pas di check lagi, ternyata kepala baby K masih terlalu tinggi, bahkan belum turun sama sekali. Padahal perkiraan sudah masuk minggu ke 38/39, jadi gugur lagi deh kemungkinan VBAC. Dan yang terakhir, pas di check, ternyata plasenta sudah pengapuran. Dan ini berbahaya untuk janin karena menghambat jalannya nutrisi masuk dari ibu ke badan janin. Akhirnya dr. Ari pun menyarankan aku dan Udjo untuk merencanakan jadwal sectio dalam minggu itu.
Tapi, karena sebelumnya aku dan Udjo pernah bilang “Kalo sampe harus sectio lagi, ya langsung kita bongkar aja hari itu juga” jadilah Udjo bilang ke dr. Ari, gimana kalau nanti aja di operasinya. Awalnya dr. Ari kaget, tapi akhirnya menyetujui permintaan kita. Dan di jadwalkan jam 21.00 untuk operasi Sectio.
Setelah kontrol, kita langsung pulang ke rumah. Aku berasanya kayak di awang-aawang. Antara yakin/tidak, berani/takut, percaya/gak percaya, pokoknya campur aduk. Selama perjalanan pulang, aku dan Udjo juga gak banyak ngomong. Tampaknya kita berdua sibuk dengan pikiran kita masing-masing.
Sampai rumah, aku akhirnya siap-siapin tas untuk pergi ke rumah sakit. Kamar masih berantakan, baju baby K blom lengkap semua, toiletriesnya juga masih blom ada, dan masih banyak persiapan lain untuk baby K yang belum lengkap itu bikin aku jadi panik. Tapi Udjo bilang, “Jangan khawatir, kamu siapin aja mental kamu dan siapin baju kamu seadanya dulu. Sisanya biar aku yang urus.”
Akhirnya setelah mandi dan makan, kitapun berangkat ke rumah sakit. Sampai sana, langsung daftar dan akupun langsung masuk ke ruang observasi untuk persiapan pra-sectio. Ambil darah, tanya jawab, CTG, check jantung aku , dan lain-lain. Ternyata karena proses persiapan agak lama, jadi jadwalnya di undur ke jam 22.00.
Selama menunggu, akupun bebacaan.. Supaya hati lebih tenang dan juga berdoa supaya prosesnya lancar. Sempet di tengokin K juga di dalem. Enin, Ato dan Aunchie juga gantian nengokin aku sebelum operasi. Dan pas di foto, sumpah mukanya lesu dan ngantuk banget.


Akhirnya setelah hampir ketiduran, waktu yang ditunggu pun datang.. dr.Agus, (dokter anastesi yang kebetulan dulu nanganin aku juga pas sectio K) datang dan mulai menjelaskan prosedur anastesi yang akan beliau lakuin.
Setelah proses anastesi selesai dan obat sudah bereaksi, dimulailah proses operasi sectio dengan mengucap Basmallah oleh dr. Ari, didampingi oleh dr. Benny.
Dan ketika jam menunjukkan pukul 22.15, lahirlah bayi mungil kami. Lahirlah baby K ke dunia dengan suaranya yang sangat lantang itu.
Setelah lahir, baby K langsung dibawa untuk diperiksa dr.Sandra di ruang periksa bayi. Berbeda dengan proses kelahiran K, dimana waktu itu setelah aku lihat K untuk pertama kalinya, aku langsung di bius total saat proses penyelesaian operasi, kali ini setelah baby K di check dan di timbang, baby K langsung dibawa dan di letakkan di dada aku untuk proses IMD. 
And this is the moment when we first met. :’)
Sayangnya proses IMD hanya berlangsung beberapa saat karena aku tiba-tiba sesak nafas, mual dan terserang panik. Akhirnya proses IMD pun terpaksa di hentikan, dan aku pun di bius total.
Setelah proses operasi selesai, aku di pindahkan ke ruang observasi lagi, dan di sana kita coba lagi untuk proses IMD, tetapi baby K malah tidur di dada aku. Akhirnya baby K pun di bawa untuk di observasi di ruang bayi selama 6 jam sebelum di mandikan dan bertemu aku lagi untuk menyusu.
Proses awal menyusui baby K berjalan agak lambat, mungkin karena kita kurang berhasil IMD, tapi walaupun demikian, tetep kita coba terus.
Alhamdulilah sekarang sudah cukup berhasil. Kini baby K sudah dirumah dan sekarang perjalanan keluarga kecil kami semakin lengkap dengan kehadiran baby K di tengah-tengah kami.
Welcome to the world baby K … Mommy, Daddy and kk K loves you.. :-*

4 thoughts on “Welcome Baby K

  1. @Anggie<br />Terima kasih tante.. Enggak kok.. k gak ajak mama begadang. Cuma bangun tiap 3 jam aja.. :D<br /><br />@Indah<br />Terima kasih tante Indah.. Nanti kita janjian yaaa untuk basuo.. :D<br /><br />@Nike<br />Terima kasih yaaa.. Amin amin amin YRA.. :))

Please leave a comment and I will catch up to you as soon as possible. Thank you.