Baby K’s 1st Month

Gak kerasa hari sudah sampai lagi ke tanggal 25, yang artinya baby K sekarang sudah berusia 1 bulan.

Tepat pukul 22.15 tanggal 25 September 2012 baby K usianya 1 bulan.


Selama 1 bulan ini,  baby K sudah bertambah berat dan bertambah gembil. Pipinya ituuuu.. Ampyun deh.. Gembil kaliiii.. Mamanya sampe gak tahan pengen hap hap hap pipinya, tangannya, pahanya, perutnya.. *loh kok jadi semuanya*

Dan selama satu bulan ini kakak K juga keliatan deh posesifnya dan mulai terlihat cemburunya. Posesif karena kemana ade pergi, kakak juga harus ikut. Adenya nangis, kakaknya langsung heboh nyariin entah mamanya, papanya, atau ninka untuk check ade.

Kalau untuk cemburu, sekarang K maunya apa-apa sama kayak baby K. Sama-sama pake sleepsuit, di bedong, ganti di babf tafel, dan lain-lain. K juga mulai banyak cari perhatian. Bahkan sempet demam juga karena ini. Well.. Aku dan Udjo masih harus banyak belajar membagi perhatian antara K dan baby K nih. Smoga ke depannya bisa lebih baik. Tapi walaupun cemburu , K tetep sayang banget sama baby K. Bahkan gak berhenti-berhenti nyiumin adenya.. *tepok jidat*

Selama sebulan ini baby K sempet growth spurt sampai mamanya lemes. Gak tidur-tidur juga dia. Bangun dan menyusu terus. Tapi untungnya itu pas lagi hari libur, jadi K yang kebetulan lagi demam dan rewel bisa sama papanya sementara mamanya di sedot habis sama adenya.

Dan perkembangan baby k, selain pipinya yang semakin gembil itu, baby k juga sudah mulai bangun agak lama untuk lihat-lihat sekitar. Kalau udah begini, biasanya aku ajak K untuk ajak ngobrol adenya.

Ah.. Time flies.. Udah sebulan aja.. Sehat terus dan minum ASI yang banyak ya baby K..

Quick Update

Apa kabar keluarga kecil ini?

Well, setelah baby K lahir, tentu saja semakin crowded keluarga kecil ini. Dan semakin heboh deh keadaan di keluarga ini.
Yang jelas, aku dan Udjo masih menyesuaikan dengan ritme K dan juga baby k. Dari kelakuan K yang gak mau jauh dari baby k, trus gak ada abis-abisnya nyiumin adenya itu. Blom lagi sekarang K maunya segala serba kayak dede bayi. Dari tidur mau pake sleepsuit juga, mau di bedong juga, sampai mau tidur pakai bantal yang sama.. *lap keringet*
Semakin heboh juga kalau aku cuma lagi bertigaan.. Pas lagi mandiin baby k, K heboh mau pipis di kamar mandi. K rewel dan nangis, baby k yang lagi di mandiin juga mulai heboh.. Oh maiiii… Aku pusiiinnnggg… Hehehehe.. Tapi untungnya akhirnya bisa teratasi.
Dan mengenai kabar.. Kalo Udjo, masih sibuk ajah.. Walau udah gak sering keluar kota, tapi masih tetep beberapa kali  dadakan harus keluar kota dan ini bikin istrinya manyun.. 
Untuk aku sendiri, yaaa masih dalam masa pemulihan setelah sectio dan lagi menikmati masa menyusui lagi.. It’s a brand new breastfeeding journey.. 
Kalau K, sekarang jadi kakak yang sangat posesif dan sayang sama adenya. Sibuk nyiumin adenya dan maunya deket adenya terus. Kalau adenya d mau nyusu, gak pake ba bi bu langsung nyamperin mamanya dan buka daster mamaknya.. *tepok jidat*
Dan last but not least, kabar baby k.. Tentu saja masih nen, pup, pipis, bangun, bobo dan menangis saja… Hehehe..
Yah sekian update dari keluarga kecil yang masih riweh ini.. Tampak harus adjust waktu dulu untuk mulai ngeblog lagi..
Till next post.. ;))

Welcome Baby K

Setelah lama gak posting, akhirnya bisa posting juga. 🙂
Alhamdulillah 25 Agustus 2012 kemarin akhirnya yang ditunggu-tunggu lahir juga. Baby K akhirnya lahir ke dunia melalui operasi sectio jam 10 malam.

Sebetulnya tanggal 25 itu kita cuma kontrol ke dokter. Tapi memang sebelumnya dr. Ari bilang kontrol kali ini untuk lihat posisi baby K dan kemungkinan aku untuk VBAC. Nah sebelum ini memang aku agak galau mengenai kemungkinan aku untuk sectio lagi ke dua kalinya. Tapi pada akhirnya aku pun pasrah. Aku dan Udjo bahkan sempet bercanda dan bilang kalau sampai ternyata harus sectio, ya hari itu juga kita sectio.. Dan ternyata…

Setelah menunggu agak lama karena kebetulan dr. Ari harus menangani 2x sectio sebelum mulai praktek, akhirnya datang juga waktu untuk kita kontrol. Dari hasil pemeriksaan, ternyata perkiraan berat badan baby K adalah 3600g, yang mana sudah melampaui berat badan lahir K yaitu 2925g. Jadi, gugurlah salah satu syarat untuk VBAC.. Pas di check lagi, ternyata kepala baby K masih terlalu tinggi, bahkan belum turun sama sekali. Padahal perkiraan sudah masuk minggu ke 38/39, jadi gugur lagi deh kemungkinan VBAC. Dan yang terakhir, pas di check, ternyata plasenta sudah pengapuran. Dan ini berbahaya untuk janin karena menghambat jalannya nutrisi masuk dari ibu ke badan janin. Akhirnya dr. Ari pun menyarankan aku dan Udjo untuk merencanakan jadwal sectio dalam minggu itu.
Tapi, karena sebelumnya aku dan Udjo pernah bilang “Kalo sampe harus sectio lagi, ya langsung kita bongkar aja hari itu juga” jadilah Udjo bilang ke dr. Ari, gimana kalau nanti aja di operasinya. Awalnya dr. Ari kaget, tapi akhirnya menyetujui permintaan kita. Dan di jadwalkan jam 21.00 untuk operasi Sectio.
Setelah kontrol, kita langsung pulang ke rumah. Aku berasanya kayak di awang-aawang. Antara yakin/tidak, berani/takut, percaya/gak percaya, pokoknya campur aduk. Selama perjalanan pulang, aku dan Udjo juga gak banyak ngomong. Tampaknya kita berdua sibuk dengan pikiran kita masing-masing.
Sampai rumah, aku akhirnya siap-siapin tas untuk pergi ke rumah sakit. Kamar masih berantakan, baju baby K blom lengkap semua, toiletriesnya juga masih blom ada, dan masih banyak persiapan lain untuk baby K yang belum lengkap itu bikin aku jadi panik. Tapi Udjo bilang, “Jangan khawatir, kamu siapin aja mental kamu dan siapin baju kamu seadanya dulu. Sisanya biar aku yang urus.”
Akhirnya setelah mandi dan makan, kitapun berangkat ke rumah sakit. Sampai sana, langsung daftar dan akupun langsung masuk ke ruang observasi untuk persiapan pra-sectio. Ambil darah, tanya jawab, CTG, check jantung aku , dan lain-lain. Ternyata karena proses persiapan agak lama, jadi jadwalnya di undur ke jam 22.00.
Selama menunggu, akupun bebacaan.. Supaya hati lebih tenang dan juga berdoa supaya prosesnya lancar. Sempet di tengokin K juga di dalem. Enin, Ato dan Aunchie juga gantian nengokin aku sebelum operasi. Dan pas di foto, sumpah mukanya lesu dan ngantuk banget.


Akhirnya setelah hampir ketiduran, waktu yang ditunggu pun datang.. dr.Agus, (dokter anastesi yang kebetulan dulu nanganin aku juga pas sectio K) datang dan mulai menjelaskan prosedur anastesi yang akan beliau lakuin.
Setelah proses anastesi selesai dan obat sudah bereaksi, dimulailah proses operasi sectio dengan mengucap Basmallah oleh dr. Ari, didampingi oleh dr. Benny.
Dan ketika jam menunjukkan pukul 22.15, lahirlah bayi mungil kami. Lahirlah baby K ke dunia dengan suaranya yang sangat lantang itu.
Setelah lahir, baby K langsung dibawa untuk diperiksa dr.Sandra di ruang periksa bayi. Berbeda dengan proses kelahiran K, dimana waktu itu setelah aku lihat K untuk pertama kalinya, aku langsung di bius total saat proses penyelesaian operasi, kali ini setelah baby K di check dan di timbang, baby K langsung dibawa dan di letakkan di dada aku untuk proses IMD. 
And this is the moment when we first met. :’)
Sayangnya proses IMD hanya berlangsung beberapa saat karena aku tiba-tiba sesak nafas, mual dan terserang panik. Akhirnya proses IMD pun terpaksa di hentikan, dan aku pun di bius total.
Setelah proses operasi selesai, aku di pindahkan ke ruang observasi lagi, dan di sana kita coba lagi untuk proses IMD, tetapi baby K malah tidur di dada aku. Akhirnya baby K pun di bawa untuk di observasi di ruang bayi selama 6 jam sebelum di mandikan dan bertemu aku lagi untuk menyusu.
Proses awal menyusui baby K berjalan agak lambat, mungkin karena kita kurang berhasil IMD, tapi walaupun demikian, tetep kita coba terus.
Alhamdulilah sekarang sudah cukup berhasil. Kini baby K sudah dirumah dan sekarang perjalanan keluarga kecil kami semakin lengkap dengan kehadiran baby K di tengah-tengah kami.
Welcome to the world baby K … Mommy, Daddy and kk K loves you.. :-*